5 Fakta Unik yang Membuat Belut Jadi Hewan Paling Aneh di Dunia
📅 Kamis, 20 Jul 2023, 11:15 WIB | Oleh: Tim PenulisMereka juga berhenti makan untuk menyusutkan perut sekaligus membuka ruang bagi pembesaran organ reproduksi (lebih baik untuk bertelur).
4. Sigmund Freud juga menyukai belut
Pakar psikologi analisis Sigmund Freud (ya, Freud yang itu), menghabiskan tahun-tahun awal karir penelitiannya untuk memahami anatomi seksual belut.
Sayangnya, bagi Freud dan belut, satu-satunya cara untuk mengetahui apakah belut itu jantan atau betina adalah dengan membedahnya agar organ reproduksi internalnya dapat teramati.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun telah melakukan ratusan pembedahan, Freud jarang menemukan belut jantan. Ternyata, ini karena belut tidak mengembangkan bagian reproduksinya hingga di kemudian hari (biasanya tidak sampai mereka berusia setidaknya sepuluh tahun.)
5. Belut bisa hidup sangat lama
Ikan panjang ini memiliki umur yang panjang. Beberapa belut hidup hingga melampaui 50 tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang pria di Swedia mengklaim bahwa belut yang dipelihara di halaman belakang rumahnya dapat hidup hingga usia 155 tahun. Sementara itu, belut lainnya dilaporkan dapat hidup hingga usia 85 tahun di Akuarium Swedia.
Belut menghabiskan beberapa tahun pertama kehidupannya untuk berpindah dari tempat pemijahan ke air tawar, dan beberapa tahun terakhir untuk kembali ke laut. Mereka hanya melakukan pemijahan sekali. Setelah itu, mereka mati.
Mengapa penelitian semacam ini penting?
Masih banyak hal yang belum kita pahami tentang belut di seluruh dunia. Namun, penelitian satelit seperti yang dipublikasikan pekan ini, membawa kita selangkah lebih dekat untuk menyatukan semua informasi.
Hal ini memiliki implikasi nyata terhadap cara kita menjaga populasi belut. Belut Eropa (Anguilla anguilla) terancam punah. Populasi spesies ini menurun hingga 95% dalam 50 tahun terakhir.
Kita tidak benar-benar tahu seberapa akurat pelacakan belut Australia. Jika kita memahami di mana hewan berkembang biak dan bagaimana mereka sampai di sana, itu berarti kita dapat menemukan cara untuk membantu, bukannya menghambat perjalanan mereka, dan melindungi tempat-tempat yang penting.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!