Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Peserta JKN Melesat Lampaui Capaian Dunia

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Peserta JKN Melesat Lampaui Capaian Dunia Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti saat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai agenda Public Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun Buku 2022 di Jakarta, Selasa (18/7/2023).

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut)BPJS Kesehatan Prof Ghufron Mukti mengemukakan pertumbuhan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bergerak lebih cepat dari capaian sejumlah negara di dunia.

"Pada 2022 pencapaian Indonesia itu sudah 248 juta lebih peserta. Kalau dilihat sampai detik ini, sudah 258.321.423 orang menjadi peserta BPJS Kesehatan," kata Ghufron Mukti dalam agenda public expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun Buku 2022 di Jakarta, Selasa (18/7).

Ia mengatakan Jurnal Lancet membagi skema pembiayaan asuransi kesehatan di dunia ke dalam bentuk pajak dan asuransi kesehatan sosial. Skema pembiayaan asuransi melalui pajak, kata Ghufron, umumnya diadopsi oleh sejumlah negara persemakmuran Inggris.

"Inggris itu tidak ada usaha mengumpulkan uang kontribusi dari satu orang, ke satu orang, seperti yang dilakukan BPJS Kesehatan," katanya.

Ghufron mengatakan skema pembiayaan yang diadopsi oleh Indonesia berupa asuransi kesehatan sosial, hampir mirip dengan kebijakan di Jerman melalui Otto Von Bismarck.

"Otto Von Bismarck hampir mencapai Universal Health Coverage (UHC) memerlukan waktu 127 tahun," katanya.

Sedangkan di Belgia, kata Ghufron, memerlukan waktu selama 118 tahun untuk mencapai UHC. "Yang paling cepat adalah Korea Selatan 12 tahun," katanya.

Ghufron mengatakan capaian UHC Indonesia sekitar 92 persen lebih dari total populasi, diraih dalam 10 tahun. Angka tersebut melampaui capaian Korea Selatan.

"Yang skemanya tunggal, mungkin yang terbesar di Indonesia untuk level dunia. Karena kalaupun ada yang besar seperti Inggris, tidak sampai 120 juta orang, apalagi ASEAN tidak ada yang sampai 200 juta seperti Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.