Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program JKN Bantu Ekonomi Kelompok Rentan 

📅 Senin, 17 Jul 2023, 15:53 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Program JKN Bantu Ekonomi Kelompok Rentan  Doc: Istimewa.
Ket. Muh. Arief Rosyid Hasan (kanan) dalam disertasinya bertajuk "Rumusan Kebijakan Asuransi Kesehatan Tambahan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional" saat ujian promosi Doktornya di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), di Jakarta, Senin (17/7).

JAKARTA-Pemerintah perlu memastikan semua populasi penduduk RI menjadi peserta program jaminan kesehatan nasional (JKN). Tujuannya untuk mencegah bertambahnya penduduk miskin karena tak sedikit biaya rumah tangga yang terkuras untuk ongkos kesehatan.

Hal itu ditegaskan oleh Muh. Arief Rosyid Hasan dalam disertasinya bertajuk "Rumusan Kebijakan Asuransi Kesehatan Tambahan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional" saat ujian promosi Doktornya di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), di Jakarta, Senin (17/7).

"Memastikan populasi untuk menjadi peserta program JKN itu penting, namun setelahnya harus dipastikan pula kepesertaan tersebut aktif untuk menjaga prinsip gotong royong terlaksana,"ucapnya Arief Rosyd yang juga merupakan Komisaris Independen PT. Bank Syariah Indonesia Tbk.

Berdasarkan data Dewan Jaminan Sosial Nasional terang Arief, Indonesia menjadi negara dengan jumlah populasi terbanyak di dunia yang menjadi peserta program asuransi kesehatan sosial. Sejak 2016 terjadi peningkatan jumlah penduduk RI menjadi peserta program JKN dengan rata rata peningkatan 6,4 persen per tahun.

Pada 2014, jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 133,4 juta orang, lalu meningkat signifikan menjadi pada 2022 mencapai 90,34 persen dari total penduduk RI atau 248,77 juta orang.

Namun lanjut Rosyd, peserta yang mendaftar tak sedikit yang menunggak iuran. Itu sama saja tidak dijamin oleh JKN. Jumlahnya mencapai 25 juta orang pada 2022. Makanya dia mendorong agar dipastikan pula kepesertaan tersebut aktif untuk menjaga prinsip gotong royong terlaksana.

Program JKN terangnya menjamin pelayanan kesehatan komperehensif sesuai indikasi medis, namun dalam perkembangan ada juga masyarakat yang menginginkan (demand), peningkatan dari pelayanan dari pelayanan yang sudah dijamin program JKN yang menjadi ruang asuransi kesehatan tambahan.

Prinsip program JKN ialah ekuitas dan sosial sedangkan asuransi kesehatan tambahan (AKT) adalah pasar dan keuntungan. Adapun disertasi ini merumuskan kebijakan AKT peserta JKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.