Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rusia Pecat Dua Jenderal Kunci dalam Invasi di Ukraina

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 21:54 WIB | Oleh:

Koresponden perang Rusia itu juga mengatakan bahwa pemecatan Popov telah mengungkap masalah dengan kepemimpinan militer dan sipil di Moskow.

"Para pemimpin secara rutin menekan dan mengabaikan laporan dari garis depan di Ukraina dan gagal memobilisasi basis industri pertahanan Rusia dengan benar," ungkapnya.

Laporan bersih-bersih komando militer tertinggi Moskow menyusul pemberontakan Grup Wagner pada akhir Juni, setelah kepala kelompok tentara bayaran itu, Yevgeny Prigozhin memimpin pemberontakan bersenjata singkat melawan Kremlin.

Setelah pemberontakan, Jenderal Sergei Surovikin, yang dijuluki "Jenderal Armaggedon" oleh beberapa media Barat dalam kampanye militernya di Suriah, dilaporkan ditahan, meskipun pihak berwenang Rusia tidak mengonfirmasi hal ini. Surovikin dikaitkan dengan Prigozhin dan tidak pernah terlihat di depan umum sejak pemberontakan yang dibatalkan.

Seorang politisi senior Rusia kemudian mengatakan Surovikin, mantan komandan pasukan Rusia di Ukraina itu sedang "beristirahat".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.