Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Laksa Gurih Turunkan Kasus Gizi Buruk di Tangerang

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Laksa Gurih Turunkan Kasus Gizi Buruk di Tangerang Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Seorang anak sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Saat ini Dinkes sedang gencarkan penanganan gizi buruk balita dan stunting melalui program Laksa Gurih.

TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengungkapkan kasus gizi buruk mengalami penurunan melalui program tatalaksana gizi buruk agar segera pulih (Laksa Gurih) menjadi 34 balita pada akhir tahun 2022 dari sebelumnya ada 162 balita yang terdata pada tahun 2017.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni, di Tangerang, Banten, Selasa (11/7) mengatakan pelayanan yang dilakukan pada program Laksa Gurih ialah berupa intervensi terhadap kasus gizi buruk yang ditemukan sesuai dengan tatalaksana gizi buruk.

Menurut Dini, program ini bekerja sama dengan dokter spesialis anak bagi balita yang membutuhkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit. Balita gizi buruk juga akan didampingi oleh satu orang kader yang melakukan kunjungan rumah.

Di dalam aplikasi Laksa Gurih, tambah Dini, para kader melakukan pencatatan data lengkap setiap balita dan hasil pendampingan para kader menggunakan smartphone.

Data kependudukan balita tersebut juga sudah terhubung dengan data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Selain itu, terdapat pula peta sebaran kasus gizi buruk serta rekap balita gizi buruk yang ditangani pada Dashboard aplikasi.

Dilakukan Maksimal

Diharapkan program Laksa Gurih ini, tambah Dini, dapat terus berjalan dan pelaksanaannya bisa dilakukan secara maksimal. Serta kasus gizi buruk di Kota Tangerang dapat dicegah dan diatasi dengan baik. Sehingga menjadikan Kota Tangerang Kota yang Sehat dan Layak Huni.

Tak hanya itu, program ini juga diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting pada balita. Program ini dilakukan dengan deteksi dini melalui Posyandu, Puskesmas, serta kunjungan ke rumah.

Perlu diketahui, prevalensi stunting yang saat ini berada pada angka 11,8 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

"Kondisi ini menunjukkan upaya peningkatan status gizi pada balita gizi buruk melalui inovasi Laksa Gurih berjalan dengan cukup baik. Setiap balita dengan gizi buruk yang ditemukan dilakukan tatalaksana sesuai dengan kondisi yang ditemukan. Program ini tersebar di 39 Puskesmas, serta kader pendamping yang tersebar di 13 Kecamatan, 104 Kelurahan, dan 1092 Posyandu di Kota Tangerang," katanya. Ant/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.