Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesaing Twitter, Threads Lampaui 100 Juta Pengguna, Kalahkan ChatGPT

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 15:17 WIB | Oleh:
Pesaing Twitter, Threads Lampaui 100 Juta Pengguna, Kalahkan ChatGPT Doc: AP/Richard Drew
Ket. Foto yang diambil di New York 5 Juli 2023 menampilkan logo Twitter dan aplikasi baru Meta, Threads, setelah diluncurkan.

JAKARTA - Saingan Twitter, Threads telah melampaui 100 juta pengguna dalam waktu lima hari setelah diluncurkan, kata CEO Meta Mark Zuckerberg, Senin (10/7). Mengalahkan ChatGPT sebagai platform online dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.

Dikutip dari CGTN, Threads telah mencetak rekor pertumbuhan pengguna sejak diluncurkan Rabu pekan lalu. Selebriti, politisi, dan pembuat berita lainnya bergabung dengan platform yang dilihat para analis sebagai ancaman serius pertama terhadap Twitter, aplikasi microblogging milik Elon Musk.

"Itu sebagian besar permintaan organik, dan kami bahkan belum mengaktifkan banyak promosi," kata Zuckerberg dalam unggahan Threads yang mengumumkan pencapaian tersebut.

Kecepatan aplikasi 100 juta pengguna jauh lebih cepat daripada ChatGPT milik OpenAI, yang menjadi aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah pada Januari sekitar dua bulan setelah peluncurannya, menurut sebuah studi UBS.

Twitter memiliki hampir 240 juta pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi pada Juli tahun lalu, menurut pengungkapan publik terakhir perusahaan itu sebelum diambilalih Musk. Namun, data dari perusahaan analitik web menunjukkan penggunaannya telah menurun sejak saat itu.

Lalu lintas web Twitter turun 11 persen dari tahun sebelumnya pada hari-hari setelah peluncuran Threads, dibandingkan dengan 4 persen yang turun dari tahun ke tahun pada Juni, menurut Similarweb.

CEO firma infrastruktur internet Cloudflare, Matthew Prince, membagikan grafik yang menunjukkan lintasan serupa dalam cuitan pada hari Minggu dan mengatakan lalu lintas Twitter sedang "meningkat".

CEO Twitter Linda Yaccarino mencuit pada hari Senin bahwa minggu lalu platform itu memiliki "hari penggunaan terbesar" sejak Februari, tanpa memberikan rinciannya."Hanya ada SATU Twitter," cuitnya.

Musk merespons kemunculan Threads dengan mengejeknya dan mengancam akan menuntut Meta, menuduh raksasa media sosial itu menggunakan rahasia dagangnya dan informasi rahasia lainnya untuk membangun aplikasi tersebut.

Menurut pakar hukum, klaim itu bisa jadi sulit dibuktikan.

Threads, seperti saingan Twitter lainnya, memiliki kemiripan yang kuat dengan Twitter.Threads memungkinkan unggahan dengan panjang hingga 500 karakter dan mendukung tautan, foto, dan video hingga lima menit.

Aplikasi ini juga belum memiliki fungsi perpesanan langsung dan tidak memiliki versi desktop yang diandalkan oleh pengguna tertentu, seperti organisasi bisnis.

Threads saat ini juga tidak memiliki tagar dan fungsi pencarian kata kunci, yang mengurangi daya tariknya bagi pengiklan dan kegunaannya sebagai tempat untuk mengikuti acara real-time seperti yang sering dilakukan pengguna di Twitter.

Namun, analis mengatakan, gejolak di Twitte, termasuk kegemparan atas pembatasan yang baru-baru ini diberlakukan pada jumlah unggahan yang dapat dilihat pengguna, bisa membantu Threads menarik grup tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.