Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Dorong Gerakan Non-Blok Bersatu untuk Majukan Kepentingan Negara Berkembang

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 16:30 WIB | Oleh:
Indonesia Dorong Gerakan Non-Blok Bersatu untuk Majukan Kepentingan Negara Berkembang Doc: Dok KBRI Baku

BAKU - Indonesia mendorong Gerakan Non-Blok (GNB) untuk memperkuat persatuan dan bekerja sama memajukan kepentingan negara berkembang. Sebagai salah satu pendiri GNB, Indonesia siap memainkan peran aktif dalam mendorong kolaborasi negara-negara berkembang untuk mewujudkan tatanan global yang lebih adil.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Duta Besar Tri Tharyat, dalam pernyataan nasional Indonesia pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) GNB di Baku, Azerbaijan yang digelar pada 5-6 Juli.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia juga menekankan pentingnya memperkuat semangat Dasasila Bandung sebagai landasan dan pedoman GNB, khususnya di tengah rivalitas geopolitik dunia saat ini.

"Sebagai pergerakan yang lahir dari perjuangan menentang penjajahan, GNB harus terus konsisten dalam mendorong perdamaian, keadilan, kesetaraan dan kolaborasi," ujar Dubes Tri Tharyat, seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Jumat (7/7)

Dalam kapasitas sebagai anggota Komite GNB untuk Palestina, Indonesia menekankan pentingnya momentum peringatan 75 tahun Nakba dan perhatian bagi situasi kemanusiaan di Palestina yang kian memburuk.

"GNB harus bersatu dan melakukan berbagai upaya untuk bantu mewujudkan kemerdekaan Palestina," tegas Dubes Tri Tharyat.

Indonesia dalam kapasitas sebagai ketua Asean juga telah menyampaikan pernyataan bersama Asean. Asean mendorong GNB untuk terus mengedepankan Dasasila Bandung, serta dialog dan kerja sama internasional untuk menghadapi berbagai tantangan global.

Sejumlah isu yang diangkat oleh negara-negara GNB dalam pertemuan antara lain terkait isu pembangunan, hak azasi manusia, perubahan iklim, pemulihan pasca Covid-19, serta berbagai perkembangan proses politik dan perdamaian di kawasan dan global, termasuk keprihatinan atas merebaknya Islamofobia.

Pertemuan berhasil mengesahkan final document, Baku Ministerial Declaration dan beberapa dokumen lainnya.

Pertemuan juga memberikan rekomendasi positif atas permohonan bergabungnya Sudan Selatan sebagai anggota baru GNB.

PTM GNB di Baku dihadiri negara-negara anggota GNB, pengamat (observers), dan serta organisasi internasional terkait. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Dirjen Kerja Sama Multilateral dan terdiri dari perwakilan Ditjen KSM, PTRI New York, dan KBRI Baku.

Azerbaijan akan melakukan serah terima keketuaan GNB kepada Uganda pada Konferensi Tingkat Tinggi GNB di Kampala, Uganda, pada akhir Januari 2024 mendatang.

Indonesia merupakan salah satu negara pendiri GNB dan merupakan tuan rumah pelaksanaan Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan Dasasila Bandung sebagai prinsip dasar dan cikal bakal pembentukan GNB pada tahun 1961. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.