Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Mataram Segera Tata PKL Depan Bekas Bandara Selaparang

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 18:08 WIB | Oleh:
Pemkot Mataram Segera Tata PKL Depan Bekas Bandara Selaparang Doc: ANTARA/HO-dokumen pribadi
Ket. Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan penertiban terhadap pedagang di trotoar depan bekas Bandara Selaparang setelah kegiatan MXGP Lombok.

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan penataan dan penertiban terhadap pedagang kali lima (PKL) yang menggunakan trotoar di depan bekas Bandara Selaparang setelah ajang balap motor dunia MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang.

"Areal depan bekas Bandara Selaparang atau sirkuit harus steril kembalidari aktivitas PKL, sebab trotoar merupakan fasilitas publik," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Parja (Satpol PP) Kota Mataram Irwan Rahadi di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan, sejak sebelum kegiatan MXGP Lombok berlangsung, para pedagang sudah diberikan toleransi, baik pedagang kuliner maupun pakaian yang rata-rata merupakan pendatang dari Pulau Jawa terutama Jawa Barat.

Para pedagang diizinkan karena sifatnya sementara, dan pemerintah kota tidak ingin menghalangi usaha masyarakat, dalam memanfaatkan momen tingkat internasional MXGP.

"Sekarang MXGP sudah selesai, semua harus kembali lagi dan tidak boleh lagi ada yang berjualan di trotoar," katanya.

Irwan mengatakan, PKL yang tersisa saat ini di depan bekas Bandara Selaparang sekitar 6 pedagang, karena posisinya agak ke dalam yakni di bekas pintu keluar Bandara.

Untuk enam pedagang itu, pemerintah kota masih memberikan izin asalkan tidak mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas.

"Kita sudah ingatkan, mereka boleh berjualan asal tidak kumuh, tidak mengganggu dan ikut aturan. Kami juga sudah sarankan mereka agar mencari tempat yang lebih representatif," katanya.

Di sisi lain, Satpol PP juga akan melakukan penertiban PKL di depan Kampus Universitas Islam Negeri Mataram, di Jalan Gajah Mada Jempong sebab itu merupakan kawasan pendidikan.

Sedangkan di RSUD Kota Mataram juga sudah selesai, namun karena kebijakan PKL di areal RSUD Mataram hanya dibolehkan pada malam hari.

"Pagi sampai sore kita bersihkan dan kalau ada yang bandel paling 1-2 termasuk depan kampus Unram," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.