Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jatim Ajak Budi Daya Ikan Lele

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 22:10 WIB | Oleh:
Gubernur Jatim Ajak Budi Daya Ikan Lele Doc: ANTARA/ Asmaul
Ket. Gubernur Jatim saat meninjau panen budi daya ikan lele di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (6/7/2023).

KEDIRI - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur untuk memanfaatkan peluang budi daya ikan lele karena peluang pasarnya besar.

"Market (pasar) untuk lele ini luar biasa. Bahkan produk hasil Republik Lele yang biasa menyuplai Kota Surabaya itu saja sebenarnya mereka belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang ada," kata Gubernur Jatim Khofifah di Kediri, Kamis.

Saat ini Republik Lele menghasilkan lele11 ton per hari, yang 8 ton diantaranya dipasok ke pasar Surabaya, sedangkan sisanya dikirim hingga ke Jawa Tengah. Sementara kebutuhan di Kota Surabaya saja sehari rata-rata 15 ton.

Selain itu keberhasilan Republik Lele mengembangkan budi daya lele juga didukung dengan ekosistem hulu hingga hilir di Kediri. Mulai dari benih lele dengan varietas unggulan Mutiara mereka dapatkan dari Kediri, begitu pula dengan pakan lele.

Dalam satu kolam ikan disebar benih lele berukuran 5-6 sentimeter sebanyak 5.000 ekor. Selang tiga bulan, kolam tersebut mampu menghasilkan 350-400 kuintal lele dengan ukuran panen 8-14 ekor per kilogram.

Menurut Khofifah, perikanan budi daya serta perikanan tangkap Jawa Timur potensinya luar biasa. Ia optimistis budi daya ikan bisa memberikan penguatan bagi kesejahteraan masyarakat.

Saat ini perikanan budi daya yang pertama di Jatim adalah ikan bandeng. Kemudian di urutan kedua adalah lele, dan yang ketiga adalah udang vaname. Sedangkan nilai tukar nelayan ini terus mengalami peningkatan.

"Artinya budi daya lele juga menjadi bagian yang Insya Allah akan terus bisa memberikan penguatan kesejahteraan masyarakat," kata Khofifah.

Lebih lanjut ia mengatakan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri untuk menyiapkan pembibitan indukan lele jenis Mutiara yang merupakan varietas terbaik untuk pembibitan indukan lele.

"Mungkin karena jenis Mutiara ini lebih gurih, kemudian tahan hama, dan cepat pembesarannya. Oleh sebab itu bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim akan mengembangkan indukan untuk lele jenis Mutiara karena memang indukannya sedang dibutuhkan," kata Khofifah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

52 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.