Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Singgung Batas Kedaulatan Negara, Vietnam Larang 'Barbie'

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 12:54 WIB | Oleh:
Singgung Batas Kedaulatan Negara, Vietnam Larang 'Barbie' Doc: Istimewa
Ket. Sebelum "Barbie", Vietnam telah melarang penayangan "Unchartered" produksi Sony, dan film animasi DreamWorks "Abominable" dengan alasan serupa.

HANOI - Pihak berwenang Vietnam pada Senin (3/7) telah melarang penayangan film adaptasi karakter boneka Mattel, "Barbie", karya Greta Gerwig.

Buah produksi Warner Bros. yang dibintangi oleh Margot Robbie dan Ryan Gosling adalah salah satu film musim panas yang paling ditunggu-tunggu, dengan jadwal rilis pada 21 Juli di negara tersebut.

Dilaporkan oleh Variety, Barbie menampilkan adegan yang menggambarkan peta dengan
"nine dash line," (sembilan garis putus-putus), representasi klaim teritorial Beijing di Laut Tiongkok Selatan, yang duanggap melanggar kedaulatan Vietnam.

Direktur Jenderal Departemen Sinema Vietnam, Vi Kien Thanh, yang bernaung di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, mengatakan bahwa larangan tersebut diputuskan oleh Dewan Evaluasi Film Nasional.

"Kami tidak memberikan lisensi untuk film Amerika 'Barbie' untuk dirilis di Vietnam karena mengandung gambar sembilan garis putus-putus yang menyinggung," kata surat kabar Tuoi Tre milik pemerintah, juga mengutip Vi Kien Thanh.

Ssjumlah negara tetangga Tiongkok, termasuk Vietnam, memiliki klaim teritorial yang tumpang tindih atas perairan tersebut, yang kerap menimbulkan ketegangan sporadis. Pada 2016, pengadilan resolusi perselisihan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Den Haag memutuskan dengan suara bulat menentang validitas klaim Beijing atas 'sembilan garis putus-putus' itu.

Namun, meskipun arbitrase Laut Tiongkok Selatan bersifat final dan mengikat, tidak ada mekanisme yang jelas untuk penerapannya dan Beijing mengatakan tidak mengakui keputusan tersebut.

Penggambaran serupa dari "sembilan garis putus-putus" sebelumnya telah menimbulkan masalah bagi banyak film dan serial televisi di Vietnam.

Film animasi DreamWorks "Abominable" dilarang karena alasan yang sama pada 2019 dan "Unchartered" produksi Sony mengalami nasib yang sama tahun lalu. Peserta CGV didenda karena menampilkan "Abominable", dan staf di Departemen Sinema Vietnam didisiplinkan karena tidak segera menemukan gambar yang melanggar. Film ini ditarik setelah lebih dari seminggu di bioskop.

Pada 2020, serial "Put Your Head On My Shoulder" dan "Madam Secretary" diminta untuk menghapus adegan yang berisi peta tersebut. Sementara itu, pada 2021, Netflix diperintahkan untuk menghapus kisah drama mata-mata Australia "Pine Gap" dari pasar Vietnam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.