Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badan Nuklir PBB ke Jepang Menjelang Pelepasan Air PLTN Fukushima

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 14:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Nuklir PBB ke Jepang Menjelang Pelepasan Air PLTN Fukushima Doc: Kyodo
Ket. Foto yang diambil dari kota Futaba, Prefektur Fukushima menunjukkan PLTN Fukushima Daiichi pada 4 Juli 2023.

TOKYO - Jepang akan menerima laporan akhir dari badan pengawas nuklir PBB pada Selasa (4/7) yang diperkirakan akan menyetujui rencana PLTN Fukushima melepaskan air radioaktif ke laut selama 30 hingga 40 tahun ke depan.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi memulai kunjungan empat hari ke Jepang pada hari Selasa. Dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Fumio Kishida dan menyampaikan hasil tinjauan keamanan selama dua tahun.

Jepang belum menentukan tanggal pelepasan air, sementara menunggu tinjauan akhir IAEA dan persetujuan resmi dari badan pengawas nuklir nasional untuk Tokyo Electric Power (TEPCO).

Rencana pemerintah Jepang disusun pada 2021, mendapat perlawanan sengit dari negara tetangganya termasuk Tiongkok, yang menyebut Jepang "tidak bertanggung jawab dan tidak populer" dan berpotensi mengancam keamanan pangan dan ekologi.Komunitas nelayan lokal juga takut akan risiko reputasi dan kerugian bisnis.

Jepang berencana melepaskan 1,3 triliun ton air yang digunakan untuk mendinginkan batang bahan bakar pembangkit listrik Fukushima yang rusak akibat gempa bumi dan tsunami dahsyat pada 2011.

Air telah disaring untuk menghilangkan sebagian besar unsur radioaktif kecuali tritium, isotop hidrogen yang sulit dipisahkan dari air.Air yang diolah akan diencerkan jauh di bawah tingkat tritium yang disetujui secara internasional sebelum dilepaskan ke Samudera Pasifik.

Pembangkit listrik tenaga nuklir di seluruh dunia secara teratur melepaskan air limbah yang mengandung tritium di atas konsentrasi air olahan TEPCO.

Namun, konsumen Korea Selatan telah menimbun garam laut sebelum pelepasan air PLTN. Sementara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengecam rencana tersebut pada Senin dan mengatakan IAEA tidak boleh mendukungnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Inggris Sumbang Dana 10 Jut...

Festival Lima Gunung Hadirkan Tari Ujungan yang Amat Memukau

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Festival Lima Gunung Hadirk...

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Harga Khusus BBM Nelayan Di...
Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.