Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bedah Bariatrik Turunkan Risiko Orang dengan Obesitas dari Ancaman Berbagai Penyakit

📅 Senin, 03 Jul 2023, 20:35 WIB | Oleh:
Bedah Bariatrik Turunkan Risiko Orang dengan Obesitas dari Ancaman Berbagai Penyakit Doc: istimewa
Ket. Peter

JAKARTA - Obesitas ditambah penyakit genetik sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu cara mengatasi obesita yang terjadi adalah dengan bedah bariatrik yaitu suatu prosedur yang dilakukan untuk membantu pasien terhindar dari penyakit komplikasi akibat obesitas dan penyakit metabolik lainnya dengan penurunan berat badan

Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif RS Pondok Indah Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp. B, Subsp. B. D. (K), mengatakan masyarakat masih percaya bahwa bedah bariatrik berbahaya dan berisiko tinggi. Faktanya kata dia bedah ini memiliki risiko yang kecil.

"Bedah bariatrik adalah teknik pembedahan yang memiliki risiko sebanding dengan risiko pembedahan untuk mengangkat kandung empedu yang merupakan pembedahan rutin di semua rumah sakit," paparnya di Jakarta baru-baru ini.

Tingkat komplikasi pada pembedahansleeve gastrectomy(pembedahan bedah bariatrik paling populer saat ini) hanya sekitar 1 dari 1.000 pasien. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan pembedahan kandung empedu.

Bedah bariatrik merupakan opsi yang efektif dengan tingkat kesuksesan tinggi, tidak hanya untuk menurunkan berat badan. Selain itu juga terbukti bermanfaat bagi pasien yang memiliki komorbid diabetes dan hipertensi.

Selain itu, efek domino dari bedah bariatrik dapat mengurangi bahkan menghilangkan risiko gangguan jantung dan ginjal, stroke, hingga kanker. Bagi pasien dengan risiko komorbid, menjalani bedah bariatrik tentu lebih efisien dalam hal biaya dibandingkan dengan menjalani perawatan ketika terkena komplikasi akibat komorbid yang dimiliki.

"Contohnya jika seseorang memiliki komorbid dan mengalami serangan jantung, biaya pemasangan satu buah stent jantung saja sudah jauh melebihi biaya bedah bariatrik," ungkapnya.

Dokter Peter mengatakan, bedah bariatrik tidak bertujuan membuat langsing dan memiliki bentuk tubuh yang lebih menarik. Tujuan utama bedah bariatrik adalah menyelamatkan pasien obesitas dari komplikasi seperti stroke dan serangan jantung yang merupakan efek langsung dari diabetes, hipertensi, dan hiperkolesterolemia yang dapat menyerang pasien obesitas.

"Menjadi langsing dan mendapatkan bentuk tubuh lebih menarik adalah bonus dan efek tambahan yang hampir selalu terjadi," ujar dia.

Pasien setelah pembedahan bariatrik rata-rata pulang dari rumah sakit pada hari kedua perawatan, sama seperti kebanyakan pasien setelah pengangkatan usus buntu atau kandung empedu. Hal ini karena bedah bariatrik 99 persennya dilakukan dengan teknik laparoskopi, yaitu pembedahan dengan sayatan kecil.

"Setelah pembedahan memang harus berkonsultasi dengan dokter hingga bertahun-tahun lamanya, tetapi hal ini lebih bersifat kontak kelanjutan monitoring yang tidak wajib, untuk mendampingi pasien menjalani gaya hidup yang baru," kata dokter Peter.

Ia menambahkan, efek bedah bariatrik jauh lebih permanen dari diet manapun. Dampak bedah bariatrik dapat menjadi benar-benar permanen dengan mempertahankan perubahan pola makan yang sudah ada setelah pembedahan. Efek permanen dapat dicapai dengan disiplin dan menahan diri, serta menjalani hidup sehat dengan berolahraga, yang menjadi jauh lebih mudah dilakukan karena bobot tubuh sudah berkurang.

Bedah bariatrik memiliki efek luar biasa untuk menyembuhkan atau setidaknya mengurangi kelainan metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan hiperkolesterolemia. Jenis bedah yang paling sering dilakukan yaknisleeve gastrectomy, sangat jarang menyebabkan malnutrisi.

"Tubuh kurus yang dicapai dengan pembedahan bariatrik merupakan kurus karena pembakaran lemak, kurus paling alami yang mungkin bisa didapat," katanya tentang bedah yang sudah ada sejak sejak 1968 itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.