Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada, Guguran Lava Gunung Karangetang Meluncur ke Kali Kahetang

📅 Minggu, 02 Jul 2023, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, Guguran Lava Gunung Karangetang Meluncur ke Kali Kahetang Doc: ANTARA/Pos PGA Karangetang
Ket. Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, memantau guguran lava meluncur ke Kali Kahetang pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 WITA, Minggu.

MANADO - Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, memantau guguran lava meluncur ke Kali Kahetang pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 WITA, Minggu (2/7).

"Jarak luncur guguran lava ke Kali Kahetang diperkirakan mencapai 1.000 hingga 1.750 meter," sebut Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang di Manado.

Dia berharap, warga terus waspada terhadap potensi awan panas guguran serta banjir material vulkanik yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Secara visual, kata dia, gunung tampak jelas hingga berkabut, sementara asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100-150 meter di atas puncak kawah.

"Gempa guguran terekam sebanyak 48 kali dengan amplitudo antara tiga hingga 20 milimeter dengan durasi 41-121 detik," katanya.

Terekam juga gempa tektonik jauh sebanyak dua kali dengan amplitudo 25 milimeter, S-P : 17-23 detik selama 56-106 detik, tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,5 hingga empat milimeter, dominan dua milimeter.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih siaga pada level III," katanya menambahkan.

Dia berharap saat aktivitas vulkanik Gunung Karangetang masih siaga, masyarakat, pengunjung, wisatawan tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama serta area perluasan sektoral ke arah barat daya, selatan, tenggara sejauh 3,5 kilometer.

Masyarakat diharapkan mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

15 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.