Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Berupaya Perluas Keanggotaan DK PBB untuk Lawan Dominasi Barat

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Berupaya Perluas Keanggotaan DK PBB untuk Lawan Dominasi Barat Doc: ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid
Ket. Menlu Rusia Sergei Lavrov (tengah) memimpin pertemuan DK PBB tentang multilateralisme berdasarkan prinsip-prinsip Piagam PBB di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (24/4/2023). Pada pertemuan tersebut Rusia selaku pemegang presidensi Dewan Keamanan PBB untuk bulan April.

MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Jumat (30/6) mengatakan bahwa Moskow akan berupaya untuk memperluas keanggotaan Dewan Keamanan (DK-PBB) guna memberikan lebih banyak perwakilan kepada negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Usulan tersebut disampaikan Lavrov untuk mematahkan apa yang dia sebut sebagai dominasi Barat di dunia.

"Mayoritas dunia tidak ingin hidup sesuai dengan aturan-aturan Barat," kata Lavrov dalam jumpa pers di Moskow.

Menurut Lavrov, Dewan Keamanan harus direformasi "sesuai dengan realitas yang ada," dan dominasi negara-negara Barat harus diseimbangkan.

"Dari 15 anggota (tetap dan tidak tetap), Dewan Keamanan PBB diisi enam kursi, ini tidak adil," kata dia.

"Oleh karena itu, kami akan berupaya memperluas keanggotaan Dewan Keamanan sesegera mungkin dengan memasukkan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin," tegasnya.

Lavrov menambahkan bahwa sudah saatnya dunia mengedepankan kesetaraan. Menurut dia, jika setiap orang mendukung demokrasi, "jangan lupa bahwa demokrasi juga diperlukan dalam hubungan internasional."

Dewan Keamanan PBB merupakan salah satu badan utama PBB yang diberi mandat untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

DK-PBB beranggotakan 15 negara, terdiri atas lima anggota tetap dan 10 anggota tidak tetap. Lima anggota tetap tersebut adalah Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.

Sementara 10 anggota tidak tetap akan dipilih untuk menjalani masa tugas dua tahun oleh Majelis Umum PBB. Lima negara dipilih sebagai anggota tidak tetap setiap tahun.

Setiap anggota Dewan memiliki satu suara, tetapi hanya lima anggota tetap memiliki hak veto.

Hak veto adalah suara negatif yang memungkinkan lima anggota tetap itu untuk mencegah atau membatalkan adopsi resolusi Dewan Keamanan. Dengan kata lain, jika ada satu saja anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang menolak, maka keputusan tidak bisa dibuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.