Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dianggap Menyesatkan, Iklan Mobil Listrik Toyota dan Hyundai Dilarang di Inggris

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 15:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dianggap Menyesatkan, Iklan Mobil Listrik Toyota dan Hyundai Dilarang di Inggris Doc: antara
Ket. Ilustrasi sebuah mobil listrik sedang diisi daya.

JAKARTA - Pengawas iklan Inggris Raya Advertising Standards Agency (ASA) melarang dua kampanye iklan dari produsen kendaraan listrik (EV) Toyota dan Hyundai karena klaim yang dibesar-besarkan tentang waktu pengisian dan klaim yang menyesatkan tentang ketersediaan pengisi daya, seperti yang dilaporkan oleh The Guardian dan Inside EV,Rabu (28/6).

Toyota, produsen bZ4X, menjalankan kampanye di situs web untuk Inggris Raya dengan slogan "membuat mobil listrik menjadi mudah," yang mengklaim bahwa crossover tersebut dapat diisi hingga 80 persen kapasitas baterai dalam sekitar 30 menit menggunakan charger cepat DC 150 kilowatt.

Toyota, produsen otomotif Jepang, mengklaim bahwa pengemudi dapat "dengan mudah menemukan titik pengisian cepat di beberapa lokasi publik," terutama di daerah "di mana pengemudi kemungkinan besar membutuhkannya".

Hyundai menjalankan kampanye iklan serupa dan menggunakan situs web, video YouTube dengan pemain dari klub Liga Premier Chelsea, dan papan iklan digital di Piccadilly Square London, yang mengklaim bahwa Ioniq 5 dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam 18 menit menggunakan charger 350 kW.

Namun, ASA menerima keluhan konsumen yang mempertanyakan kebenaran klaim waktu pengisian, yang kedua perusahaan mengakui bahwa klaim tersebut hanya dapat tercapai dalam kondisi sempurna. Selain itu, klaim tentang ketersediaan dan penggunaan pengisi daya cepat DC di seluruh Inggris juga dipertanyakan.

The Guardian menulis bahwa Toyota mendasarkan pernyataannya tentang ketersediaan pengisi daya pada layanan bernama Zap Map, yang menunjukkan lokasi pengisian daya tetapi tidak menyaring lokasi pengisi daya 150 kW secara tepat.

Sebaliknya, layanan tersebut hanya menunjukkan bahwa terdapat 419 pengisi daya di 134 lokasi di seluruh Inggris Raya, tetapi, hanya tujuh pengisi daya di Skotlandia, dua di Wales, dan tidak ada di Irlandia Utara.

Sementara itu, di situs web Charge myHyundai milik Hyundai, terlihat bahwa hanya ada 37 pengisi daya yang mampu memberikan daya 350 kW di Britania Raya, enam di Republik Irlandia, "jumlah terbatas" di Wales dan Skotlandia, dan tidak ada di Irlandia Utara.

Baik Toyota maupun Hyundai mengatakan bahwa klaim mereka tidak menyesatkan karena pengemudi tidak mungkin membutuhkan pengisian cepat untuk perjalanan singkat dan bahwa mereka dapat menggunakan pengisi daya lambat yang lebih umum tersedia.

"Kami menyimpulkan bahwa karena iklan-iklan tersebut menghilangkan informasi penting tentang faktor-faktor yang dapat berpengaruh signifikan terhadap waktu pengisian yang diiklankan dan keterbatasan yang berkaitan dengan ketersediaannya... klaim-klaim tersebut tidak dapat dibuktikan dan menyesatkan," demikian putusan ASA.

Ini merupakan larangan pertama yang diberlakukan oleh ASA Inggris atas klaim iklan mobil listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

14 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.