Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taiwan Akan Tembak Jatuh Balon Tiongkok Jika Mengancam Wilayahnya

📅 Rabu, 28 Jun 2023, 15:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Taiwan Akan Tembak Jatuh Balon Tiongkok Jika Mengancam Wilayahnya Doc: CNA/Reuters
Ket. Pilot U-2 Angkatan Udara AS melihat ke arah balon yang diduga balon mata-mata Tiongkok yang terbang di atas wilayah AS pada 3 Februari 2023 sebelum akhirnya ditembak jatuh di pantai South Carolina.

TAIPEI - Taiwan akan menembak jatuh balon Tiongkok jika menimbulkan ancaman, kata militer Taiwan.

Pernyataan Kementerian Pertahanan Taiwan pada Selasa (27/6) itu dikeluarkan ketika BBC melaporkan tentang "balon mata-mata" Beijing di wilayah tersebut. Temuan terbaru BBC menunjukkan Taiwan dan Jepang menjadi sasaran di Asia Timur.

BBC melaporkan "beberapa gambar balon melintasi Asia Timur", menyusul proyek bersama dengan perusahaan intelijen buatan Synthetaic yang menganalisis data satelit dalam jumlah besar.

Ada bukti balon melintasi Jepang dan Taiwan pada September 2021, kata laporan itu.

Jepang juga telah mengkonfirmasi bahwa balon terbang di atas wilayahnya dan mengatakan siap untuk menembak jatuh mereka di masa depan, kata laporan pada Senin (26/6).

Mengumumkan strategi serupa pada konferensi pers pada hari Selasa, Direktur Perencanaan Operasi Bersama Kementerian Pertahanan Taiwan Mayor Jenderal Lin Wen-huang mengatakan, "Jika balon-balon ini mengintimidasi atau berisiko bagi Taiwan, kami akan menembak jatuh dan menghancurkannya untuk menegakkan keamanan kami."

Kolonel Lo Cheng-yu dari Pusat Intelijen Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, militer mengendalikan situasi di sekitar Selat Taiwan secara efektif dan melacak setiap pergerakan balon ketinggian tinggi dari Tiongkok daratan.

"Kementerian Pertahanan juga mempertahankan informasi langsung melalui pertukaran intelijen dengan sekutu lain untuk memastikan keamanan kami secara keseluruhan," kata Lo.

Beijing, yang mengklaim kedaulatan atas Taiwan, telah mengintensifkan latihan militer lintas selat sejak Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi Taipei pada Agustus.Ia memandang pertukaran formal dengan pulau itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatannya.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka, tetapi menentang setiap perubahan status quo secara paksa, sebuah kemungkinan yang belum ditinggalkan Beijing.AS juga terikat secara hukum untuk membantu Taiwan mempertahankan diri.

AS mengatakan pada Februari lalu bahwa balon mata-mata Tiongkok diduga terlihat di wilayah udaranya. Tiongkok mengatakan perangkat itu adalah "balon cuaca" yang melayang keluar jalur.

Di Taipei, Lo mengatakan sejauh ini balon yang terbang dari Tiongkok daratan sebagian besar "dilepaskan oleh unit meteorologi atau observatorium" di sana.Termasuk sebuah balon yang puing-puingnya ditemukan di pos terdepan pertahanan Taiwan di Dongyin pada Februari lalu.

Ditanya berapa banyak balon yang telah ditemukan sejauh ini dan tindakan apa yang diambil militer jika memang digunakan untuk memata-matai, Lo menolak memberikan rincian.

Laporan BBC mengutip pendiri Synthetaic Corey Jaskolski yang mengatakan bahwa sebuah balon yang melintasi Jepang pada 2021 diyakini telah diluncurkan jauh di dalam daratan Tiongkok, selatan Mongolia."BBC tidak dapat mengkonfirmasi ini," kata laporan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.