Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amerika Serikat Mengizinkan Penjualan Daging Hasil Budi Daya Laboratorium

📅 Jumat, 23 Jun 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Amerika Serikat Mengizinkan Penjualan Daging Hasil Budi Daya Laboratorium Doc: HANDOUT/GOOD MEAT/AFP
Ket. Badan pengawas AS, Rabu (21.6) memberikan persetujuan menjual ayam yang ditumbuhkan langsung dari sel hewan. Hal ini membuka jalan bagi daging hasil kultur laboratorium dijual kepada konsumen.

WASHINGTON - Dua perusahaan makanan asal Amerika Serikat (AS), Upside Foods dan Good Meat, pada Rabu (21/6), mengatakan telah menerima persetujuan akhir dari Departemen Pertanian AS atau US Department of Agriculture (USDA) untuk menjual daging hasil budi daya di laboratorium, membuka jalan bagi penjualan produk yang pertama kali di negara tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, kedua perusahaan tersebut adalah yang pertama menyelesaikan proses sejumlah izin untuk apa yang disebut daging budi daya, yang berasal dari sel ternak yang diberi makan dan dikembangkan dalam tong baja.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atau Food and Drug Administration (FDA) telah menetapkan bahwa makanan tersebut aman untuk dimakan.

Dengan persetujuan tersebut, AS akan menjadi negara kedua setelah Singapura yang mengizinkan penjualan daging hasil budi daya. "Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ini menandai era baru," kata CEO Upside, Uma Valeti, dalam sebuah wawancara.

Perusahaan, yang sama-sama membuat ayam budi daya, berencana untuk menyajikan produk mereka terlebih dahulu di restoran kelas atas sebelum menskalakan produksi untuk mencapai biaya yang lebih rendah di toko bahan makanan.

"Ayam laboratorium pertama kali akan disajikan di Bar Crenn, sebuah restoran di San Francisco yang dimiliki oleh koki Dominique Crenn," kata perusahaan itu.

"Good Meat akan menjual ayam batch pertamanya ke Jose Andres Group, yang dimiliki oleh kemanusiaan dan koki," kata Good Meat.

Perusahaan mengatakan mereka masih menentukan waktu yang tepat untuk melepas produk mereka ke pasaran.

Alternatif Menarik

Perusahaan daging yang dibudidayakan berharap produk mereka akan memberikan alternatif yang menarik bagi pemakan daging yang mencari pilihan potongan yang lebih ramah lingkungan dan manusiawi, dan yang mungkin tidak puas dengan produk vegetarian yang sudah ada di pasaran.

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, produksi peternakan menghasilkan 14,5 persen emisi gas rumah kaca dunia.

USDA pada Juni mengeluarkan persetujuan untuk kedua perusahaan. FDA mengeluarkan persetujuannya untuk Upside pada November 2022 dan Good Meat pada Maret 2023.

Sebelumnya seperti dikutip dari Antara, daging ayam hasil rekayasa buatan laboratorium, bukan hasil menyembelih hewan ternak, mulai akan dijual di Singapura.

"Chicken bites, penganan sejenis bola-bola daging ayam produksi perusahaan asal Amerika Serikat Eat Just sudah lolos pemeriksaan keamanan Agensi Makanan Singapura dan pemberian izin itu akan membuka pintu ke arah masa depan di mana daging bisa dihasilkan tanpa menyembelih hewan ternak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.