Airlangga Sebut 10 Kabupaten Tertarik Program Closed Loop
📅 Jumat, 23 Jun 2023, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/KemenkoEkonomi
JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut 10 kabupaten telah menyampaikan aspirasi untuk mengembangkan program ClosedLoop di sektor hortikultura.
"Dengan memanfaatkan teknologi dan implementasi kemitraan Closed Loop, diharapkan harga produk pertanian bisa meningkat dan pada saat panen harga tidak akan turun," kata Airlangga dalam keterangan resmi, Kamis (22/6).
Closed Loop merupakan model kemitraan agribisnis dari hulu sampai hilir yang melibatkan berbagai pihak dan dapat menjamin pasar offtaker bagi produk pertanian yang juga diharapkan dapat memastikan ketersediaan produk pangan berkualitas.
Seiring dengan keberhasilan implementasi kemitraan ClosedLoops di Kabupaten Garut pada 2020, program kemitraan tersebut saat ini telah dikembangkan di 16 kabupaten di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kegiatan peninjauan implementasi Program Kemitraan Closed Loop di Kabupaten Simalungun, Menko Airlangga berkesempatan melihat secara langsung hasil-hasil pertanian berupa sayuran dan buah-buahan serta berbincang secara langsung dengan sejumlah petani di wilayah Desa Nagori Panribuan dan juga bersama offtaker.
Para petani menyampaikan bahwa program Closed Loop tersebut telah membantu petani untuk mendapatkan jaminan kepastian pasar dengan harga yang menguntungkan bagi petani.
"Di sisi lain, offtaker juga menyampaikan hal yang serupa yakni merasa terbantu dengan adanya pogram tersebut karena dapat memperoleh dengan mudah komoditas yang dibutuhkan untuk produksi dalam jumlah yang besar, kualitas yang optimal, dan disampaikan secara langsung kepada pihak offtaker," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud menyatakan bahwa ClosedLoop menjadi wujud peran pemerintah dalam mendorong terciptanya ekosistem pasar sehingga penggunaan sumber daya dapat lebih efisien dan mampu mengurangi risiko.
Dalam kemitraan tersebut, inovasi teknologi dan praktik berkelanjutan juga harus dilibatkan untuk meningkatkan produktivitas dan memastikan ketahanan pangan jangka panjang dan berkelanjutan.
"Tidak hanya menjaga ketahanan pangan, yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan pendapatan petani kita supaya semangat untuk tetap bekerja dan berbudaya tinggi, oleh karena itu program ClosedLoop ditawarkan," ujar Deputi Musdhalifah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!