Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPU Gandeng Disdik untuk Sosialisasi Pemilu 2024

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 05:21 WIB | Oleh:
KPU Gandeng Disdik untuk  Sosialisasi Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Walda
Ket. Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/6/2023).

JAKARTA - Untuk sosialisasi teknis Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggandeng Dinas Pendidikan (disdik). Sosialisasi diberikan kepada siswa sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat. "Kami minta difasilitasi untuk bisa sosialisasi di sekolah atau tempat strategis supaya bisa menjangkau pemilih pemula," kata Ketua KPU DKI, Wahyu Dinata, Senin (19/6).

Menurut Wahyu, para pemilih pemula harus diberikan pemahaman tentang teknis Pemilu 2024 mulai dari tata cara hingga mengenal calon yang akan dipilih. Tidak hanya itu, para siswa juga harus diberikan pemahaman tentang seberapa penting suara yang mereka miliki dalam menentukan pemimpin.

Murid juga harus diberikan pemahaman tentang bahaya terjebak dalam isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di tengah Pemilu 2024 karena dapat memicu perpecahan. "Pemahaman tentang menggunakan hak suara sangat penting," jelas dia.

Dengan sosialisasi maksimal, Wahyu yakin angka golongan putih (golput) dari kalangan pelajar bisa berkurang. Tidak hanya kepada kalangan siswa, KPU juga akan meningkatkan sosialisasi di kalangan yang sulit dijangkau seperti kawasan perumahan atau penghuni apartemen.

Beberapa upaya di antaranya mendirikan posko pelayanan informasi pemilu di beberapa apartemen atau perumahan. Namun demikian, dia belum bisa memastikan kapan posko tersebut akan berdiri. "Kalau apartemen mau mengundang kami untuk sosialisasi secara langsung, pasti kami siapuntuk hadir," jelas dia.

Sebelumnya, pemerintah kota di setiap wilayah sudah memetakan sekolah yang layak didatangi KPU untuk sosialisasi Pemilu 2024, salah satunya di Jakarta Barat. Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II, Junaedi, mengatakan sudah mendata sekolah yang akan disambangi KPU Jakarta Barat.

"SMA negeri ada delapan dan SMK ada empat. Kita prioritaskan sekolah negeri dulu," kata Junaedi. Lebih jauh, Junaedi berharap bisa menyosialisasikan Pemilu 2024 ke seluruh sekolah Jakarta Barat. "Kita tergantung pada KPU. Kalau di wilayah, total SMA negeri ada 59, SMK 53. Kita siap dampingi," tadasnya.

Gudang Logistik

Sebaiknya Anda baca juga:

Sementara itu, KPU Jakarta tengah mengincar aset Pemerintah Provinsi DKI untuk dijadikan gudang logistik Pemilu 2024. "Aset pemda mungkin bisa dimaksimalkan sebagai gudang logistik," kata Wahyu Dinata. Wahyu mengatakan memang memerlukan tempat khusus untuk menyimpan logistik. Luas tempat yang dibutuhkan pun cukup besar sehingga diperkirakan memerlukan lebih dari satu lokasi untuk menyimpan logistik pemilu tersebut.

"Setidaknya kami membutuhkan 8.000 meter persegi. Itu bisa jadi dalam satu tempat atau bisa ditampung di beberapa tempat," katanya. Kebutuhan lokasi penyimpanan logistik, lanjut Wahyu, sudah disampaikan ke Pemprov DKI dalam pertemuan kemarin.

Pemprov DKI, kata Wahyu, sudah memberikan informasi terkait beberapa tempat yang bisa digunakan sebagai gudang untuk menampung logistik pemilu. Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sudah memberi masukan. Kesbangpol memiliki gedung di setiap kota/kabupaten.

Karena itu, dia terus berkoordinasi dengan jajaran Pemprov terkait rencana pemakaian aset tersebut. Diharapkan secepatnya terjadi kesepahaman sehingga mempercepat mencari solusi salah satu keperluan KPU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.