Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Dikenalkan Kurikulum Merdeka

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Dikenalkan Kurikulum Merdeka Doc: ANTARA/Foto: Feru Lantara
Ket. Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbudristek Zulfikri Anas ketika memberikan sambutan, Anggota DPR RI Nuroji dan Kadisdik Kota Depok Siti Chaerijah (duduk) pada acara workshop pendidikan sosialisasi kurikulum merdeka belajar.

DEPOK - Pemerintah mengenalkan Kurikulum Merdeka Belajar kepada para guru SD hingga SMA se-Kota Depok, Senin (19/6). "Kurikulum Merdeka Belajar dirancang dan disusun agar bisa diterapkan seminim apa. Di sini yang disasar penguatan karakter untuk meningkatkan proses pembelajaran," kata Plt Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbudristek, Zulfikri Anas di Depok.

Selain itu, katanya, kurikulum memerdekakan guru untuk berkreasi memberikan layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dia juga lebih fleksibel mengatur materi pelajaran. Materinya lebih simpel dan tidak padat karena fokus ke bidangnya.

"Kami ingin pendidikan bermakna dan bermanfaat bagi anak. Pendidikan memerdekakan manusia lahir maupun batin," ujarnya. Kekuatan kurikulum bukan dilihat dari banyaknya materi untuk siswa, tetapi lebih memberikan ruang kepada siswa untuk dapat beradaptasi dalam situasi yang terus berkembang dan lebih kompleks.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR, Nuroji, mengatakan sosialisasi kurikulum dilakukan karena masih banyak yang belum dipahami guru maupun masyarakat.

"Kurikulum setiap saat dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman," katanya.

Nuroji mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia harus kuat di karakter sesuai dengan jati diri bangsa yang hormat kepada guru dan orang tua. "Yang perlu diperhatikan juga tantangan global dengan masuknya budaya luar sehingga perlu mempunyai karakter kuat sesuai dengan jati diri bangsa," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah, mengatakan tumbuh kembang seorang anak sesuai dengan fitrahnya. Dari segi pendidikannya menjadi tanggung jawab guru. Namun, perlu juga berkolaborasi dengan dinas lainnya yang menangani sesuai dengan bidangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.