Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kontra Argentina, Bukan Sekadar Persahabatan

📅 Senin, 19 Jun 2023, 06:22 WIB | Oleh:
Kontra Argentina, Bukan Sekadar Persahabatan Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Gelar Latihan I Pemain timnas Argentina Alejandro Garnacho (kedua dari kiri) mengikuti sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/6). Latihan itu digelar sebagai persiapan jelang melawan timnas Indonesia pada 19 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Indonesia menjamu Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dalam pertandingan "FIFA Matchday", Senin (19/6).

Pertandingan itu akan menjadi salah satu laga paling bergengsi yang pernah dimainkan skuad Garuda karena Argentina baru saja menjuarai Piala Dunia 2022.

Argentina tidak diperkuat kapten Lionel Messi. Meski demikian La Albiceleste tetap menjadi lawan tangguh dengan sederet pemain bintang yang mereka miliki.

Masih ada nama-nama seperti Emiliano Martinez, Gonzalo Montiel, Enzo Fernandez, Julian Alvarez, hingga Alejandro Garnacho di skuad yang dibawa oleh pelatih Lionel Scaloni. Sebelum terbang ke Jakarta, Argentina telah mengalahkan Australia dalam uji coba di Beijing, Tiongkok. Argentina menang 2-0 lewat gol-gol Messi dan German Pezzella.

Di sisi lain, timnas Indonesia berhadapan dengan Palestina di Surabaya. Tim asuhan Shin Tae-yong bermain bagus, menciptakan banyak peluang, tapi gagal menang. Laga di Stadion Gelora Bung Tomo itu berakhir imbang tanpa gol.

Selain berstatus sebagai juara Piala Dunia 2022, Timnas Argentina kini bercokol di peringkat satu dunia. Sementara timnas Indonesia masih menempati ranking 149 dunia, 148 tingkat jauh di bawah La Albiceleste.

Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong mengakui sulit bagi tim asuhannya untuk menang menghadapi Argentina. Menurutnya, perbedaan peringkat yang sangat jauh jadi penyebabnya. Ditambah, kekuatan Argentina juga sudah terbukti dengan memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Shin Tae-yong juga pesimistis dirinya bisa membuat kejutan seperti saat dirinya membuat tim Korsel menumbangkan Jerman di Piala Dunia 2018. Saat itu, Jerman berstatus sebagai juara bertahan.

"Memang saya pernah pegang Korea Selatan dan menang lawan Jerman di Piala Dunia Russia 2018. Tapi waktu itu rangking FIFA Korsel 59. Sedangkan sekarang Indonesia 149," ujar Shin.

"Jadi ya mungkin akan jadi sulit laga ini untuk menang dan saya mempersiapkan pertandingan agar bisa lebih banyak belajar dan melalui laga ini, pemain Indonesia bisa lebih berkembang," sambungnya.

Lebih lanjut, Shin menyebut pertandingan ini menjadi modal besar untuk pemain Timnas Indonesia jelang tampil di Piala Asia 2024. ben/S-2

Perkiraan Formasi:

Indonesia 3-4-2-1

Syahrul Trisna

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.