Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Bantu Rumah Tahan Bencana di Perbatasan

📅 Senin, 19 Jun 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Kemensos Bantu Rumah Tahan Bencana di Perbatasan Doc: istimewa
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini saat menyalurkan bantuan 100 unit rumah tahan bencana bagi warga perbatasan Indonesia dengan Timor Leste di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

MALAKA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini menyalurkan bantuan 100 unit rumah tahan bencana bagi warga perbatasan Indonesia dengan Timor Leste di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberikan secara bertahap dimulai dengan pembangunan 20 unit rumah senilai 3,3 miliar rupiah.

"Saya ada di sini itu memang tugas. Selain fakir miskin, kami (Kemensos) juga punya tugas menangani wilayah 3T," dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (17/6).

Dia mengatakan, bantuan rumah akan dibangun di lima desa berbeda di sepanjang garis batas Republik Indonesia (RI) dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Malaka. Pihaknya juga menyerahkan bantuan 100 Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dan 1.500 ayam petelur untuk dikelola warga Malaka.

Risma mengatakan, bantuan rumah tahan bencana merupakan bagian dari tugas kementerian dalam menangani kawasan tertinggal, terpencil, dan terluar (3T). Pihaknya akan mengupayakan anggaran untuk pembangunannya. "Karena itu tugas kami, kami upayakan semampu kami. Kalau masih ada, saya usahakan, tapi kalau sudah ga ada, baru saya nyerah," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Risma juga berdialog dengan warga dan mencatat aspirasi mereka. Salah satunya terkait pembangunan titik kumpul berupa rumah panggung mengingat kawasan tersebut sering terdampak banjir.

Dia menyebut, pembangunan rumah panggung tersebut bukan solusi. Menurutnya, solusi yang paling penting adalah mengeruk sungai mengingat sungai di Malaka dangkal.

"Rumah titik kumpul itu bukan solusi. Yang bener itu diperbaiki sumber 'penyakitnya'. 'Penyakitnya' apa, itu yang kita selesaikan. Itu yang perlu dikeruk supaya tidak lagi terjadi banjir, bukan rumahnya dipindah," katanya.

Risma menambahkan, pihaknya juga akan membangun kawasan lumbung sosial di kawasan tersebut. Lumbung sosial penting untuk menyimpan cadangan logistik yang bisa digunakan saat banjir.

"Nanti kami bangunkan lumbung sosial di kawasan itu supaya ada cadangan logistik saat banjir," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.