Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Buka Kantor Konsuler di Yerusalem

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Buka Kantor Konsuler di Yerusalem Doc: ANTARA/REUTERS/Ronen Zvulun
Ket. Arsip Foto - Pemandangan bagian barat kota Yerusalem yang diabadikan, Selasa (5/12/2017).

YERUSALEM - Kedutaan Besar Rusia di Israel akan membuka kantor konsuler di Yerusalem sebagai bagian dari kesepakatan dengan kota tersebut, kata Kedutaan Besar Rusia dan Kementerian Luar Negeri Israel pada Jumat (17/6) waktu setempat.

Kedutaan Rusia di Israel mengatakan bahwa pihaknya dan Pemerintah Kota Yerusalem pada 18 Mei sudah menandatangani kesepakatan menyangkut sebidang tanah di Yerusalem Barat yang dibeli Rusia pada 1885 setelah melalui proses yang memakan waktu setahun.

Sebagai bagian dari perjanjian itu, properti tersebut akan digunakan untuk membangun gedung yang akan digunakan oleh bagian konsuler kedutaan besar Rusia di Israel, kata Kedubes Rusia itu.

Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen menyambut baik kesepakatan yang dianggapnya pencapaian diplomatik yang sejalan dengan upaya meningkatkan jumlah misi luar negeri asing di Yerusalem.

Rusia berencana membangun kompleks itu dalam lima hingga 10 tahun, kata Duta Besar Rusia untuk Israel Anatoly Viktorov. Dia menyebut kesepakatan itu sudah "mempertimbangkan kepentingan kedua negara kita".

Status Yerusalem yang menjadi tempat suci bagi umat Kristen, Yahudi dan Muslim itu menjadi salah satu kendala terbesar bagi tercapainya kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Israel, yang menduduki Yerusalem Timur dalam perang Timur Tengah 1967 dan kemudian mencaploknya, menganggap kota itu sebagai ibu kota abadi nan tak terpisahkan bagi Israel.

Sebaliknya, Palestina menginginkan bagian timur kota itu sebagai ibu kota negara mereka nanti.

Masyarakat internasional tidak mengakui kedaulatan Israel atas seluruh Yerusalem dan meyakini status Yerusalem harus diselesaikan dalam meja perundingan.

Di tengah kebanyakan kedutaan besar asing di Israel berlokasi di Tel Aviv, empat kedutaan asing berada di Yerusalem setelah pada 2017 Amerika Serikat mengakui kota itu sebagai ibu kota Israel.

Langkah yang menganulir kebijakan AS sebelumnya itu membuat Israel senang dan sebaliknya membuat marah Palestina, yang menyebut keputusan AS itu melanggar hukum internasional dan dapat menghancurkan prospek negara Palestina merdeka yang berdampingan dengan Israel.

Pada saat Presiden AS waktu itu, Donald Trump, mengumumkan pengakuan AS bahwa Yerusalem adalah ibukota Israel, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keprihatinan serius seraya menyebut "langkah semacam itu bisa meniadakan prospek proses perdamaian Timur Tengah".

Tetapi, pernyataan kedutaan Rusia pada Jumat kemarin justru menyebut pembukaan kantor cabang kedutaan besarnya di Yerusalem sudah sejalan dengan arah kebijakan luar negeri Rusia untuk penyelesaian Timur Tengah yang adil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

27 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Ekonomi
Bikin Kaget! Transaksi QRIS...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.