Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Protes Iklim, Lukisan Monet Dilumuri Cat Merah oleh Dua Aktivis di Swedia

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 15:30 WIB | Oleh:
Protes Iklim, Lukisan Monet Dilumuri Cat Merah oleh Dua Aktivis di Swedia Doc: artnews
Ket. Dua aktivis iklim menodai lukisan Monet dengan cat merah di Museum Nasional.

STOCKHOLM - Dua wanita ditahan di Stockholm setelah melakukan aksi melempar "semacam cat" ke lukisan karya seniman Prancis Claude Monet lalu merekatkan diri ke bingkai lukisan, kata Museum Nasional Swedia, Rabu (14/6).

Dilaporkan AP News, lukisan "The Artist's Garden at Giverny" dipajang sebagai bagian dari pameran bertajuk "The Garden" di museum itu. Juru bicara museum Hanna Tottmar mengatakan, karya seni itu terbungkus kaca dan "sekarang sedang diperiksa oleh konservator museum untuk dicek apakah terjadi kerusakan."

Pameran bertajuk "The Garden" kemudian ditutup. "Kami secara alami menjauhkan diri dari tindakan di mana warisan seni atau budaya berisiko rusak ... terlepas dari tujuannya," kata Per Hedström, direktur pelaksana museum.

Sebelum ditangkap, para aktivis mengolesi cat merah pada lukisan itu, menurut tayangan video pada Rabu.

"Situasinya mendesak.Sebagai perawat, saya menolak menonton.Pandemi tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kehancuran iklim.Ini tentang hidup atau mati," teriak salah satu wanita, yang diidentifikasi dalam rilis berita sebagai Emma Johanna Fritzdotter.

"Orang tidak akan mati begitu saja karena serangan panas.Penyakit baru akan menyebar, dan kita bahkan tidak bisa membayangkan sejauh mana ini," katanya.

Helen Wahlgren, juru bicara kelompok aktivis Restore Wetlands, mengatakan tujuan dari aksi di museum itu adalah untuk menekan pemerintah Swedia agar mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Kita perlu melakukan segala yang mungkin untuk menarik perhatian pada bencana iklim ini dan tuntutan kita untuk memulihkan lahan basah yang menyimpan karbon dalam jumlah besar," kata Wahlgren.

"The Artist's Garden at Giverny," yang dilukis Monet pada 1900, adalah karya seni terbaru di museum yang menjadi sasaran para aktivis iklim untuk menarik perhatian terkait pemanasan global.

Grup Inggris Just Stop Oil melemparkan sup tomat ke lukisan "Sunflowers" karya Vincent van Gogh di National Gallery London pada bulan Oktober.

Aktivis Just Stop Oil juga menempelkan diri mereka pada bingkai salinan awal "The Last Supper" karya Leonardo da Vinci di Royal Academy of Arts London, dan "The Hay Wain" karya John Constable di National Gallery.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.