Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati Konsumsi Suplemen! Jika Kebanyakan Bisa Bahayakan Ginjal

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 08:46 WIB | Oleh:
Hati-hati Konsumsi Suplemen! Jika Kebanyakan Bisa Bahayakan Ginjal Doc: Everyday Health

JAKARTA - Ginjal bekerja sepanjang waktu untuk menjalankan fungsi-fungsi penting seperti menyaring darah, membuang limbah, menyeimbangkan mineral, dan membantu mengontrol tekanan darah.

Karena konsumsi suplemen bisa meningkatkan beban kerja ginjal, ahli gizi menyampaikan pentingnya memperhatikan rutinitas konsumsi suplemen agar tidak sampai membahayakan ginjal.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Eatingwell pada Selasa (26/5), ahli gizi Vanessa Rissetto, MS, RD, CDN mengatakan bahwa vitamin C dapat membantu menjaga imunitas tubuh, tapi mengonsumsi suplemen vitamin C dalam dosis tinggi bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan ginjal.​​​​​​

"Banyak orang berpikir vitamin C tidak berbahaya karena larut dalam air, tetapi dalam dosis tinggi ini sebenarnya dapat menjadi masalah bagi kesehatan ginjal, terutama pada orang yang sudah memiliki penyakit ginjal atau riwayat batu ginjal," ia menjelaskan.

Mengonsumsi suplemen vitamin C dengan dosis 1.000 hingga 2.000 miligram per hari dapat memberikan tekanan yang tidak perlu pada ginjal pada individu yang rentan.

Kelebihan vitamin C dapat diubah menjadi oksalat di dalam tubuh, dan peningkatan kadar oksalat dapat menyebabkan munculnya batu ginjal kalsium oksalat.

Asupan vitamin D penting untuk kesehatan tulang, kekebalan tubuh, serta fungsi otot dan saraf, tetapi mengonsumsi suplemen vitamin D terlalu banyak dapat memberi tekanan pada ginjal.

Menurut Rissetto, suplementasi vitamin D dengan dosis sangat tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar kalsium dalam darah, yang dapat berkontribusi pada batu ginjal dan, dalam kasus yang parah, kerusakan ginjal.

Batas asupan maksimum yang dapat ditoleransi untuk vitamin D adalah 4.000 IU per hari untuk orang dewasa, kecuali jika direkomendasikan lain oleh penyedia layanan kesehatan.

Suplemen berbahan herbal juga tidak semuanya aman seperti kelihatannya.

Obat herbal tradisional yang terbuat dari tanaman dari genus Aristolochia secara alami mengandung senyawa berbahaya yang disebut asam aristolochic, racun ginjal dan karsinogen yang dikaitkan dengan kasus gagal ginjal menurut ahli gizi Melanie Betz, M.S., RD, CSR, FNKF, FAND.

Rissetto mengingatkan, penderita penyakit ginjal harus sangat berhati-hati dalam mengonsumsi campuran obat herbal atau suplemen yang pengaturannya tidak seketat obat.

Bagi penderita penyakit ginjal kronis yang tidak menjalani dialisis, mengonsumsi protein lebih dari yang dibutuhkan juga dapat membebani ginjal.

Karena ginjal bertugas menyaring produk sampingan protein dari darah, Betz mengatakan, asupan protein berlebihan dari suplemen dapat menyebabkan batu ginjal dan mempercepat perkembangan penyakit ginjal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.