Romawi Belajar Membuat Kapal dari Yunani dan Kartago
📅 Selasa, 13 Jun 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoSetelah lebih dari dua dekade pertempuran dan sejumlah pertempuran laut epik, Roma berhasil mengalahkan angkatan laut terkuat di dunia untuk menjadi kekuatan angkatan laut yang dominan di Mediterania atau sebagaimana orang Romawi menyebutnyaMare Nostrumartinya laut kita.
Kapal Dagang
Fungsi lain dari kapal militer Romawi adalah untuk berpatroli di Laut Mediterania dan terkadang mengawal kapal dagang.
Kekaisaran Romawi sendiri memiliki kapal dagang adalah untuk mengangkut banyak kargo jarak jauh dan dengan biaya yang masuk akal. Kapal dagang mengangkut barang-barang pertanian, misalnya minyak zaitun dari Yunani, anggur, biji-bijian dari Lembah Nil Mesir, dan bahan mentah seperti marmer, granit, batangan besi, tembaga, batangan timah, dan lain-lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak seperti kapal perang, kapal dagang tidak harus cepat atau sangat bisa bermanuver. Untuk bisa berlabuh ke pelabuhan, tidak harus memiliki lambung datar seperti kapal perang dan sebagai gantinya memiliki lambung berbentuk V dan pemberat yang membuatnya lebih stabil. Untuk memperkuat lambung digunakan papan ganda sehingga memungkinkan mengangkut kargo berat.
Kapasitas kargo kapal dagang bervariasi dari 70 hingga 600 ton untuk kapal Romawi terbesar. Sebagian besar kapal memiliki kapasitas kargo 100 hingga 150 ton, 150 ton merupakan kapasitas kapal yang mengangkut 3.000amphoraeatau amfora sejenis wadah keramik berbentuk vas.
Kapal-kapal itu bisa membawa seribu ton biji-bijian atau cukup untuk memberi makan seluruh kota selama setahun. Romawi kala itu dikenal memiliki kapal dagang yang sangat besar. Namun setelah runtuhnya kekaisaran itu, tidak ada kapal dengan kapasitas angkut kargo yang sama dibangun setidaknya hingga abad ke-16 Masehi. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!