3 Teori Konspirasi Paling Fenomenal yang Masih Diyakini hingga Kini
📅 Selasa, 13 Jun 2023, 16:00 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Livescience
Teori konspirasi seringkali sulit untuk disingkirkan. Beberapa mungkin mengandung butiran kebenaran atau memenuhi kebutuhan emosional bagi mereka yang percaya. Para pengikut garis keras yang mahir dalam merasionalisasi bukti yang bertentangan dengan keyakinan mereka. Para saksi mata yang membantah kesimpulan dari teori konspirasi terbesar yang sekalipun salah menurut yang percaya.
Namun, kebenarannya ada di luar sana…
Berikut tiga dari sejumlah teori konspirasi teratas yang dikutip dari Livescience.
1. Konspirasi 9/11
Banyak sekali bukti bahwa serangan teroris 11 September 2001 memang merupakan hasil konspirasi: konspirasi Osama bin Laden dan sebagian besar awak pembajak Saudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tapi ini terlalu sederhana untuk beberapa orang. Ahli teori konspirasi memiliki berbagai penjelasan yang jauh lebih kompleks atas apa yang terjadi di gedung kembar World Trade Center dan Pentagon hari itu, seringkali melibatkan orang dalam yang diketahui Presiden George Bush, Wakil Presiden Dick Cheney, dan penasihat top Bush.
Beberapa teori konspirasi terkenal mengandalkan kiasan anti-Semit, seperti serangan yang didalangi oleh Israel. Banyak yang mengklaim bahwa karena "bahan bakar jet tidak dapat melelehkan balok baja", Menara Kembar pasti telah dihancurkan dengan penghancuran terkendali dari bom yang ditanam sebelum pesawat menabrak.
Sebuah film dokumenter NOVA 2006 membantah klaim ini. Faktanya, sangat mungkin kolom yang menopang gedung pencakar langit gagal secara dahsyat saat terkena api yang membakar di beberapa lantai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Klaim lain dibantah dengan logika sederhana: Jika pesawat yang dibajak tidak menabrak Pentagon, seperti yang sering diklaim, lalu di manakah Penerbangan 77 dan penumpangnya?Dalam banyak teori konspirasi, ketidakmampuan birokrasi sering disalahartikan sebagai konspirasi.Pemerintah sangat efisien, berpengetahuan luas, dan mampu - begitulah alasannya - sehingga tidak mungkin merusak pekerjaan dengan sangat buruk dalam mendeteksi plot sebelumnya atau menanggapi serangan.
2. Pendaratan di Bulan
NASA mendaratkan astronaut di Bulan pada 1969. Pada 1970-an, sebuah konspirasi aneh muncul, bahwa pendaratan di bulan tidak pernah terjadi.
Konspirasi itu dijelaskan dalam buku yang diterbitkan sendiri pada 1976, "We Never Went to the Moon: America's Thirty Billion Dollar Swindle," dan film tahun 1978, "Capricorn One". Bahkan hingga tahun 2001, ada film dokumenter Fox, "Teori Konspirasi: Apakah Kita Mendarat di Bulan?" yang memberi waktu tayang untuk klaim bahwa seluruh program pendaratan di bulan Apollo dipalsukan.
Ada banyak sanggahan dari berbagai klaim tipuan bulan, dan kemudian ada masalah ratusan pon batuan Bulan yang telah dipelajari di seluruh dunia dan diverifikasi sebagai berasal dari luar angkasa. Bagaimana NASA mendapatkan batu-batu itu jika bukan saat mendarat di bulan? Mengapa para ilmuwan dari seluruh dunia rela berpartisipasi dalam tipuan badan antariksa Amerika?
Banyak astronaut tersinggung oleh pernyataan bahwa mereka memalsukan pencapaian mereka. Pada 2002, ketika ahli teori konspirasi Bart Sibrel menghadapi Buzz Aldrin dan menyebutnya "pengecut dan pembohong" karena memalsukan pendaratan di Bulan, pria berusia 72 tahun itu meninju rahang Sibrel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!