33 Museum se-Indonesia Pamerkan Koleksi Unggulan di Kota Semarang
📅 Senin, 12 Jun 2023, 23:13 WIB | Oleh: Ones
Doc: antara
Sebanyak 33 museum dari berbagai daerah di Indonesia berkolaborasi memamerkan koleksi unggulannya di Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Kota Semarang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Uswatun Hasanah di Semarang, Senin, mengatakan, bahwa kegiatan bertema Merawat Titipan Nusantara itu bertujuan meningkatkan minat masyarakat berkunjung ke museum.
"Kita ingin mengenalkan pada masyarakat bahwa museum ada peninggalan-peninggalan dan bisa mengambil pelajaran dari sana," kata Uswatun Hasanah. .
Melalui kegiatan kolaborasi antarmuseum setidaknya bisa mengenalkan peninggalan lalu sehingga masyarakat menyadari adanya museum dan mengunjunginya sebagai wujud pengenalan sejarah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Adapun tujuan kolaborasi antarmuseum ini erat kaitannya dengan momen peringatan Hari Lahirnya Pancasila setiap 1 Juni yang pada momen itu, nilai persatuan bangsa dijunjung tinggi," ujarnya.
Pameran akan berlangsung hingga !3 Juni besok, dengan museum peserta di antaranya tuan rumah Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, kemudian Museum Penerangan Kominfo TMII Jakarta, Museum Bank Indonesia Jakarta, Museum Tanah dan Pertanian Bogor Jabar, dan Museum KAA Bandung Jabar.
Perwakilan Museum Bank Indonesia Jakarta Arum Bunga Difitri mengaku sangat berkesan dengan acara ini dan berharap masyarakat mencintai sejarah bangsa, dan merawat koleksi peninggalan dengan penuh kasih sayang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Acara ini sangat berguna sekali bagi generasi sekarang karena seperti yang kita ketahui generasi Z, mungkin harus sudah mulai dipupuk, di mana sih caranya kita mengenal sejarah kita, dan mengetahui bagaimana koleksi kita sebelumnya. Apa sih pesan yang dulu disampaikan leluhur kita, dan bagaimana pesan yang tersirat," kata dia.
Seorang pengunjung bernama Ineska dari Kota Semarang menyebut kegiatan tersebut merupakan hal spektakuler, seperti adanya wayang dan koleksi museum se-Indonesia sehingga dirinya dapat mengetahui banyak wawasan di museum.
"Yang paling berkesan saya lihat kayak ada wayang potehi, ternyata museumnya banyak menyimpan sejarah," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!