Ekonomi Sirkular Tingkatkan Daya Saing Indonesia di Pasar Global
📅 Rabu, 07 Jun 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ANTARA/MUHAMMAD ZULFIKAR
PADANG - Konsep pembangunan ekonomi sirkular memberikan peluang bisnis baru dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Ekonomi sirkular mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memberikan keuntungan jangka panjang bagi sektor bisnis.
"Dengan menerapkan prinsip sirkularitas, perusahaan dapat menciptakan inovasi produk dan layanan yang lebih berkelanjutan. Meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan lapangan kerja baru," kata guru besar dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar), Prof Rika Ampuh Hadiguna, di Padang, Selasa (6/6).
Seperti dikutip dari Antara, Rika mencontohkan sektor pertanian dan perikanan akan menjadi semakin kuat apabila konsep ekonomi sirkular diterapkan dengan baik. Sebab, melalui ekonomi sirkular, limbah organik dari sektor itu dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya untuk produksi pupuk organik atau pakan ternak.
"Ini mengurangi ketergantungan pupuk kimia dan pakan impor termasuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan secara berkelanjutan," ujar dia.
Kemudian, dampak positif lainnya ialah pemberdayaan komunitas lokal. Sebab, konsep tersebut melibatkan masyarakat dalam proses pengumpulan, pengolahan, dan daur ulang bahan. Hal itu juga turut menciptakan peluang kerja lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat hingga memperkuat ikatan sosial dalam pengelolaan sumber daya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemberdayaan komunitas lokal juga berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan dan penurunan kesenjangan sosial," ucap guru besar bidang ilmu sistem logistik tersebut.
Kurangi Biaya Produksi
Rika menjelaskan prinsip ekonomi sirkular adalah mengurangi biaya produksi melalui penggunaan ulang bahan dan penghematan energi. Hal itu akan mengurangi biaya operasional bagi suatu perusahaan maupun konsumen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terakhir, dengan membangun ekonomi sirkular, Indonesia diyakini dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menjaga lingkungan alam, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara holistik.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, berkomitmen melibatkan generasi muda kreatif dalam mengembangkan ekonomi sirkular yang dapat menyelesaikan beberapa persoalan di masyarakat, khususnya terkait dengan ramah lingkungan.
"Banyak sekali kelompok masyarakat yang muda dan demen banget sama ekonomi sirkular. Generasi muda sekarang itu sangat berorientasi pada isu lingkungan, bagaimana kemudian dunia itu lebih baik dan lebih nyaman. Semua yang hari ini mengganggu, contohnya sampah begitu, mereka mencoba mengolah," kata Ganjar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!