Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jasa Marga: 105.996 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Menuju Trans Jawa

📅 Minggu, 04 Jun 2023, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jasa Marga: 105.996 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Menuju Trans Jawa Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Trans Jawa pada periode libur panjang Hari Lahir Pancasila dan Hari Raya Waisak 2023.

BEKASI - PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 105.996 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode tiga hari libur panjang yakni 31 Mei hingga 2 Juni 2023.

VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan total volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta melalui GT Cikampek Utama ini mengalami kenaikan dibandingkan lalu lintas normal.

"Terjadi kenaikan sebesar 23,33 persen dari lalin (lalu lintas) normal yakni sebanyak 85.947 kendaraan," katanya di Bekasi, Sabtu.

Pihaknya juga mencatat ada 82.768 kendaraan terpantau menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama atau turun 0,39 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 83.092 kendaraan.

PT Jasamarga Transjawa Tol juga mencatat volume lalu lintas pada periode yang sama di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan rincian 60.637 kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung atau naik 26,18 persen dari lalu lintas normal 48.055 kendaraan.

Sementara 43.589 kendaraan terpantau meninggalkan Semarang melalui gerbang tol yang sama atau naik 3,29 persen dari lalu lintas normal sebanyak 42.199 kendaraan.

Di GT Banyumanik, 70.753 kendaraan menuju Semarang atau Jakarta atau naik 19,74 persen dari lalu lintas normal 59.087 kendaraan dan 91.815 kendaraan tercatat meninggalkan Semarang atau arah Solo, naik 37,34 persen terhadap lalu lintas normal 66.850 kendaraan.

Selanjutnya di wilayah Jawa Timur, 58.245 kendaraan tercatat menuju Surabaya melalui GT Warugunung atau naik 6,59 persen terhadap lalu lintas normal 54.643 kendaraan dan 60.028 kendaraan meninggalkan Surabaya, naik 10,16 persen terhadap lalu lintas normal 54.491 kendaraan.

Di GT Kejapanan Utama, 86.203 kendaraan menuju Surabaya atau naik 16,34 persen terhadap dari lalu lintas normal 74.098 kendaraan dan 95.910 kendaraan meninggalkan Surabaya, naik 26,43 persen dibandingkan lalu lintas normal 75.860 kendaraan.

Terakhir di GT Singosari, 47.771 kendaraan menuju Malang atau naik 35,6 persen dari lalu lintas normal 35.230 kendaraan dan 40.583 kendaraan meninggalkan Malang, naik 30,37 persen dibandingkan lalu lintas normal 31.128 kendaraan.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kemudian pastikan kecukupan perbekalan, saldo uang elektronik, serta BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman.

Pengguna jalan juga dapat mengakses seputar informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga Group di nomor 14080, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.1 untuk pengguna iOS dan Android.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.