Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menguat, Akhirnya Saham Prancis Setop Rugi Beruntun

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 06:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menguat, Akhirnya Saham Prancis Setop Rugi Beruntun Doc: ANTARA/Shutterstocks
Ket. Ilusterasi - Indeks pasar saham Prancis CAC 40 turun.

Paris - Menguat. Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis waktu setempat (1/6/2023), menghentikan kerugian selama tiga hari berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bangkit 0,55 persen atau 38,73 poin menjadi menetap di 7.137,43 poin.

Indeks CAC 40 terjungkal 1,54 persen atau 111,05 poin menjadi 7.098,70 poin pada Rabu (31/5/2023), setelah anjlok 1,29 persen atau 94,26 poin menjadi 7.209,75 poin pada Selasa (30/5/2023), dan berkurang 0,21 persen atau 15,37 poin menjadi 7.303,81 poin pada Senin (29/5/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 30 saham berhasil meraih keuntungan, sementara sembilan saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Capgemini SE, sebuah perusahaan konsultan dan layanan teknologi informasi multinasional Prancis terangkat 3,07 persen, memperpanjang keuntungan sesi sebelumnya, menjadi pencetak keuntungan terbesar(top gainer)dari saham-saham unggulan ataublue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan yang merancang, mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan sirkuit terpadu semikonduktor STMicroelectronics NV bertambah 2,89 persen; serta perusahaan industri pesawat terbang dan peralatan militer multinasional Eropa Airbus SE menguat 2,77 persen.

Sementara itu, EssilorLuxottica SA, sebuah perusahaan yang memproduksi kacamata, lensa, dan produk perawatan mata lainnya menderita kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya tergelincir 1,09 persen.

Disusul oleh saham kelompok laboratorium Prancis yang menyediakan layanan pengujian dan dukungan untuk industri farmasi, makanan, lingkungan,agrisciencedan produk konsumen Eurofins Scientific SE kehilangan 1,04 persen; serta konglomerat multinasional Prancis yang berspesialisasi dalam barang-barang mewah LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton melemah 1,00 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.