Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBMKG Jayapura Gencar Lakukan Edukasi Terkait Fenomena Cuaca Ekstrem

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 15:54 WIB | Oleh:
BBMKG Jayapura Gencar Lakukan Edukasi Terkait Fenomena Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Humas BBMKG Jayapura
Ket. Suasana Edukasi bencana Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kepada warga di Kota Jayapura, Papua, Rabu (31/5).

JAYAPURA - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah V Jayapura gencar melakukan edukasi dan mitigasi terkait kesiapsiagaan masyarakat dengan fenomena cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi di Bumi Cenderawasih.

Kepala Wilayah V Jayapura Yustus Rumakiek di Jayapura, Jumat, mengatakan edukasi yang dilakukan kali ini menyasar warga yang bermukim di daerah rawan agar dapat dengan cepat melakukan mitigasi ketika terjadi bencana alam.

"Pada Rabu (31/5) kami melakukan sosialisasi terkait bencana Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) kepada masyarakat di Kota Jayapura, sehingga mereka memahami dan mampu memitigasi ketika terjadi bencana," katanya.

Menurut Yustus, Kota Jayapura merupakan salah satu daerah rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi dan tsunami. Bencana ini terjadi akibat pengaruh dari Meteorolgi, Klimatologi dan Geofisika.

"Contohnya, meningkatnya intensitas curah hujan pada Januari 2022 yang mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor dan peristiwa gempa bumi yang terjadi pada Januari 2023," ujarnya.

Dia menjelaskan terjadinya fenomena perubahan iklim harus menjadi perhatian semua pihak. Perubahan iklim dapat terjadi akibat tingginya aktivitas manusia yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungannya.

"Berdasarkan data 10 tahun terakhir dibandingkan 10 tahun sebelumnya, tercatat terjadi peningkatan suhu udara di beberapa wilayah di Papua, salah satunya Kota Jayapura. Jadi, indikasi adanya perubahan iklim memberikan pengaruh terhadap cuaca ekstrem," katanya.

Dia menambahkan melihat kondisi tersebut sangat penting memberikan pemahaman bagi warga terkait fenomena yang kerap terjadi di Kota Jayapura guna meminimalisasi risiko yang berpotensi timbul ketika terjadi bencana.

"Melalui sosialisasi yang dilakukan, kami berharap pemahaman dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana hidrometeorologi di Kota Jayapura semakin baik," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.