Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Protein 'Syncytin' Memadukan Sel dalam Pembentukan Plasenta

📅 Senin, 29 Mei 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Protein 'Syncytin'  Memadukan Sel dalam Pembentukan Plasenta Doc: Istimewa

Retrovirus endogen (ERV) atau potongan-potongan DNA virus manusia, awalnya dianggap sebagai "urutan fosil" yang tidak aktif atau bagian dari "DNA sampah" genom. Namun, kesamaan dengan banyak dugaan DNA sampah, ternyata banyak ERV manusia yang aktif.

ERV yang paling banyak dipelajari dalam genom manusia disebut HERV-W, pertama kali dijelaskan pada 1999. Mereka menyandikan protein yang disebutsyncytinyang ditemukan di plasenta.

Sama seperti kadal Mabuya, gen virus ini sangat penting untuk pembentukan plasenta. Hubungan antara virus dan plasenta ini masuk akal jika mempertimbangkan apa yang sebenarnya dilakukansyncytin. Protein ini memiliki kemampuan untuk memadukan dua atau lebih sel menjadi satu. Protein virus itu digunakan oleh virus untuk menyatu dengan membran luar sel dan menginfeksinya.

Kemampuan fusi tersebut telah dikooptasi oleh plasenta. Dengan menggabungkan sel dari ibu dan sel dari embrio, plasenta dapat mentransfer nutrisi ke embrio dan mengeluarkan limbah. Dan itu bukan hanya terjadi pada manusia, proteinsyncytinserupa ditemukan pada kera seperti gorila.

Studi yang lebih baru menunjukkan bahwa retrovirus telah menginfeksi mamalia berulang kali sepanjang sejarah evolusinya, sehingga kelompok mamalia yang berbeda seringkali memilikisyncytinyang berbeda yang berasal dari retrovirus yang berbeda.

Sejak itu, infeksi berulang tampaknya menimpa ERV asli itu, sehingga tidak dapat ditemukan pada mamalia hidup mana pun.

Sudah 20 tahun sejak Proyek Genom Manusia rampung, tetapi upaya besar untuk mengurutkan dan memetakan buku kehidupan manusia ini hanyalah permulaan. Jauh dari menutup pertanyaan tentang apa yang membuat tubuh berdetak dan mengapa mereka melakukannya secara berbeda, penelitian tentang genom manusia telah mengungkapkan gambaran yang jauh lebih kompleks daripada yang bisa dibayangkan siapa pun.

Beyond the Genome meneliti sejauh mana pemahaman tentang genetika manusia telah terjadi dalam dua dekade terakhir. Kisahsyncytindan plasenta adalah salah satu contoh paling dramatis dari DNA virus yang mempengaruhi evolusi. Ini sangat penting karena gen virus lengkap telah bertahan dalam genom manusia dan mengkodekan protein.

Banyak ERV lain tidak menyandikan protein, tetapi masih memiliki fungsi. Beberapa berperan dalam sel punca yaitu sel multiguna yang ditemukan dalam embrio yang sedang berkembang. Beberapa sel punca bersifat pluripoten, artinya dapat berkembang menjadi semua jenis sel di dalam tubuh, mulai dari neuron hingga serat otot.

Keluarga retrovirus yang disebut HERV-H sangat penting untuk pluripotensi. Namun, mereka tidak mengkode protein. Alih-alih, urutan HERV-H disalin ke molekul yang disebut RNA, dan ini menjaga agar sel tetap pluripoten.

"Jika mereka ditekan, maka morfologi sel berubah dan kehilangan kemampuan untuk mempertahankan keadaannya yang tidak berdiferensiasi," kata ahli virologi Christine Kozak dari National Institute of Allergy and Infectious Diseases di Bethesda, Maryland. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.