Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mitigasi Korban Tanah Retak di Bekiring Dimulai Pemkab Ponorogo

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 21:43 WIB | Oleh:
Mitigasi Korban Tanah Retak di Bekiring Dimulai Pemkab Ponorogo Doc: ANTARA/HO - BPBD Ponorogp
Ket. Sejumlah warga mengungsi di tenda darurat yang didirikan tidak jauh dari lokasi bencana tanah retak di Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Kamis (25/5).

PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mulai melakukan mitigasi untuk menyelamatkan warga yang menjadi korban akibat terdampak tanah retak di Desa Bekiring, Kecamatan Pulung.

'Pendataan sudah dilakukan oleh tim BPBD serta Dinas Sosial. Dan untuk warga yang berada di wilayah risiko, akan kami relokasi ke tempat yang lebih aman dan tidak terdampak," kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Ponorogo, Kamis.

Tak sekedar melakukan pendataan, tim BPBD Ponorogo juga telah melakukan pemetaan area serta luasan tanah retak di Desa Bekiring.

Sementara pihak Dinas Sosial mendirikan dapur umum, memastikan ketersediaan logistik serta kebutuhan dasar di dua posko pengungsian darurat, tak jauh dari lokasi bencana.

Sejauh ini, ada 23 KK yang mengungsi karena rumah mereka berada di zona merah yang rawan terseret longsor.

Dari jumlah itu, satu kelompok yang terdiri dari 14 KK berasal dari dalam area retakan sementara sembilan KK lainnya berada di bawah area retakan.

"Harus relokasi 14 KK ditambah sembilan KK yang ada di bawahnya itu," kata Sugiri.

Sugiri mengaku cukup khawatir apabila terus ada penurunan pada kondisi tanah, kondisinya akan sangat labil saat terjadi hujan.

Retakan yang sebelumnya kering akan terisi air, dimana jika sudah mencapai titik jenuh akan memicu pergerakan ke bawah dengan menyertakan material tanah di lapisan atas bisa terjadi longsor.

Terlebih saat ini retakan yang terjadi pertama kali pada 30 Maret tersebut sudah membentuk tapal kuda.

"Karena saat ini retakan sudah berbentuk tapal kuda, maka 9 KK itu bahaya banget meski saat ini belum terasa dampaknya," katanya.

Saat ini, warga yang berada di lokasi retakan maupun di bawahnya sudah mengungsi di tenda darurat yang dibangun oleh BPBD.

Selain itu, pihaknya juga memerintahkan Dinsos untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi seperti makan, air bersih serta selimut.

"Sudah, sudah kami perintahkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar. Meskipun itu tidak layak jika hidup lama di pengungsian," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.