Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Agenda Reformasi Perlu Terus Diperkuat

📅 Rabu, 24 Mei 2023, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Agenda Reformasi Perlu Terus Diperkuat Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah perlu terus melanjutkan dan memperkuat sejumlah agenda reformasi struktural, birokrasi, perpajakan, serta keuangan. Langkah tersebut dimaksudkan untuk mengakselerasi transformasi ekonomi guna menjaga kesinambungan pembangunan nasional.

Fraksi Partai Golkar DPR menilai tema RAPBN 2024 yakni Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan sangat tepat dalam memotret sekaligus menjawab segala tantangan yang ada. Dari sisi indikator ekonomi makro, Fraksi Golkar berpandangan bahwa target pertumbuhan ekonomi pada 2024 di kisaran 5,3 persen hingga 5,7 persen terbilang realistis, mengingat Indonesia merupakan salah satu negara terbaik dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Selain itu, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Dave Akbarshah turut mengapresiasi optimisme pemerintah mengusulkan target inflasi tahun 2024 pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen. Namun, di tengah tren inflasi dunia yang diperkirakan masih relatif tinggi hingga 2024 mendatang, target tersebut perlu dicermati secara saksama.

"Terlebih, pada 2024 akan berlangsung pesta demokrasi pemilu serentak serta wacana kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) yang berpotensi meningkatkan laju inflasi secara nasional," tuturnya saat membacakan Pandangan Fraksi Golkar atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun 2024 di Jakarta, Selasa (23/5).

Kemudian, lanjut Dave, terhadap nilai tukar rupiah yang diproyeksikan pada kisaran 14.700-15.300 rupiah per dollar AS, Fraksi Golkar mendukung pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) meningkatkan kualitas pengelolaan devisa, khususnya terkait regulasi devisa hasil ekspor (DHE) agar mampu berkontribusi optimal terhadap ketahanan kurs rupiah.

"Stabilitas politik juga menjadi faktor yang sangat penting dalam menjaga iklim investasi sebagai salah satu sumber devisa utama pada 2024," kata Dave.

Dari sisi postur RAPBN 2024, dia menyebutkan pendapatan negara yang ditargetkan dalam kisaran 11,81 persen hingga 12,38 persen dari produk domestik bruto (PDB) menggambarkan optimisme pemerintah dalam meningkatkan aktivitas ekonomi di tengah tingginya dinamika ekonomi global. Meski demikian, Fraksi Partai Golkar menilai target tersebut masih dapat ditingkatkan mengingat rasio perpajakan (tax ratio), yang masih relatif rendah dibandingkan negara-negara di kawasan.

Prakondisi Kinerja

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan, untuk mempercepat transformasi ekonomi, diperlukan prakondisi kinerja pada reformasi struktural, konsolidasi fiskal, dan produktivitas pemerintah yang meningkat. "Kebijakan fiskal pemerintah selama ini menempatkan transformasi ekonomi bertumpu pada reformasi struktural, konsolidasi fiskal, dan peningkatan produktivitas," ujarnya.

Maka dari itu, menurut dia, asumsi ekonomi makro yang dirancang pemerintah, harus disertai dengan upaya dan kebijakan seperti kebijakan pemerintah untuk menopang konsumsi rumah tangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.