Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Estonia Kaja Kallas Dijuluki 'Wanita Besi' Baru Eropa

📅 Sabtu, 20 Mei 2023, 15:54 WIB | Oleh:
PM Estonia Kaja Kallas Dijuluki 'Wanita Besi' Baru Eropa Doc: NEWSWEEK/AFP/GETTY IMAGES/KENZO TRIBOUILLARD
Ket. Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas tiba untuk KTT para pemimpin Uni Eropa di Gedung Dewan Eropa di Brussel, Belgia pada 20 Oktober 2022.

JAKARTA - Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas muncul sebagai salah satu pemimpin paling agresif di Eropa saat benua itu bergulat dengan kembalinya perang besar.

Penolakan tak henti-hentinya wanita berusia 45 tahun itu terhadap agresi Rusia, dan terhadap sekutu-sekutu yang tampaknya ragu-ragu menghadapinya, membuat Kallas mendapat nama baru dari Kremlin dan julukan baru di Barat: "Wanita Besi" baru dari Eropa, nama yang pernah disematkan pada mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

"Saya tidak tahu bagaimana menjawab ini," kata Kallas sambil tertawa mendengar julukan itu dalam wawancara eksklusif Newsweek di Stenbock House, pusat pemerintahan Estonia, di Tallinn pekan lalu menjelang Konferensi Lennart Meri.

"Saya kira itu menunjukkan bahwa saya sangat tegas tentang masalah yang saya bicarakan. Dan saya pikir itu dimaksudkan sebagai pujian. Meskipun mungkin di beberapa negara tidak demikian. Saya pikir itu sebenarnya menggambarkan poin bahwa kita sedang didengar sekarang. Dan saya pikir itu adalah pengakuan bagi kami, sebagai Estonia. Bagus bahwa kami diakui."

Kallas tentu tegas.Perdana Menteri Estonia yang menjabat pada 2021, secara konsisten termasuk yang mendesak respons yang lebih keras terhadap agresi Rusia di Ukraina dan agitasi di sekitar perbatasan NATO dan Uni Eropa.

Pemerintahannya termasuk yang pertama mengirim bantuan mematikan ke Ukraina ketika pasukan Rusia berkumpul untuk invasi Februari 2022, dan sejak mereka melintasi perbatasan, Estonia telah memimpin memberikan bantuan militer ke Kiev.

Sekarang, pemerintah baru Kallas meningkatkan pengeluaran militer hingga 3 persen dari PDB, di atas target 2 persen yang disepakati negara-negara NATO pada 2014, dan mendorong sekutu NATO untuk melakukan hal yang sama.

Estonia digambarkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova sebagai "salah satu negara paling bermusuhan terhadap Rusia", juga berada di garis depan dalam sanksi dan isolasi politik Rusia, ditambah pendukung setia keanggotaan Uni Eropa dan NATO Ukraina, dan penuntutan yang diusulkan Kiev terhadap Putin untuk kejahatan perang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.