Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan Temukan Jamur Pengurai Plastik di Rawa-rawa

📅 Sabtu, 20 Mei 2023, 00:33 WIB | Oleh:
Ilmuwan Temukan Jamur Pengurai Plastik di Rawa-rawa Doc: istimewa
Ket. Sebanyak 436 spesies jamur dan bakteri ditemukan mampu mengurai plastik.

LONDON - Tim ilmuwan internasional, The Royal Botanical Gardens Kew, telah mengidentifikasi bakteri dan jamur pengurai plastik di rawarawa payau pesisir Tiongkok.

Temuan ini menghadirkan kemungkinan baru untuk pengelolaan limbah global.

"Sebanyak 184 jamur dan 55 strain bakteri yang mampu mengurai berbagai plastik ditemukan di Provinsi Jiangsu di Tiongkok timur," kata tim dalam penelitian yang diterbitkan pada Kamis (18/5).

Dilansir oleh The Straits Times, peneliti dari Tiongkok dan Inggris pada Mei 2021 mengambil sampel mikroorganisme dari Dafeng, situs yang dilindungi UNESCO di dekat pantai Laut Kuning Tiongkok.

Tim menemukan "plastisfer terestrial" yang berbeda, digambarkan sebagai "ceruk ekologi buatan manusia", yang merupakan ekosistem yang telah berevolusi untuk hidup dengan adanya plastik puing-puing pantai.

"Para ilmuwan semakin memperhatikan mikro-organisme, seperti jamur dan bakteri, untuk membantu mengatasi beberapa tantangan mendesak di zaman modern, termasuk gelombang polusi plastik yang meningkat," kata Kew.

Temuan baru ini, tambah Kew, berkontribusi pada studi yang ada tentang mikro-organisme pengurai plastik, dengan sekitar 436 spesies jamur dan bakteri ditemukan mampu mengurai plastik hingga saat ini.

"Ilmuwan dan mitra Kew percaya bahwa temuan terbaru mereka dapat mengarah pada pengembangan enzim yang efisien yang dirancang untuk mendegradasi limbah plastik secara biologis," katanya.

Salah Kelola

Menurut laporan terbaru dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2020, sekitar 238 juta metrik ton limbah dari plastik berumur pendek, seperti kemasan yang berakhir di limbah kota, dihasilkan di seluruh dunia.

Kira-kira setengahnya salah kelola, misalnya, dibuang ke lingkungan atau dibakar.

Pada Mei, perwakilan dari hampir 200 negara akan bertemu di Paris untuk putaran negosiasi baru yang bertujuan mencapai kesepakatan hukum pada tahun 2024 untuk mengakhiri polusi plastik.

Terkait upaya menangani limbah plastik, Indonesia dan Amerika Serikat mengumumkan kemitraan untuk mengurangi limbah plastik di laut-laut melalui program clean cities, blue ocean (kota bersih, laut biru).

Seperti dikutip dari Antara, Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) melalui program tersebut akan memperluas infrastruktur pengumpulan dan daur ulang sampah di Indonesia yang akan menghasilkan plastik daur ulang berkualitas tinggi dan dapat ditelusuri, demikian menurut Kedutaan Besar AS di Jakarta dalam keterangannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.