Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Optimalkan Potensi Kekayaan Laut

📅 Senin, 15 Mei 2023, 10:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Optimalkan Potensi Kekayaan Laut Doc: ISTIMEWA

BANDA ACEH - Sektor kelautan di Indonesia memiliki potensi ekonomi sangat besar. Karenanya, dibutuhkan pemanfaatan dan pengelolaan secara optimal agar menjadi satu keunggulan ekonomi domestik Indonesia.

"Kita tahu bahwa sektor kelautan memiliki keunggulan yang komparatif, ekonomi kita, cuma belum tergali dengan optimal," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat menghadiri acara Mukernas ke IV Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Aceh Besar, Minggu (14/5).

Dia menjelaskan, dulu semua negara berkembang sibuk menarik investasi di perusahaan-perusahaan industri manufaktur. Namun, dalam persaingan dunia pasca pembagian kerja internasional baru, hal tersebut telah bergeser. Saat ini setiap negara sibuk mencari apa yang menjadi keunggulan ekonomi domestik.

Teten mencontohkan, negara Norwegia menjadikan budi daya Salmon sebagai pendapatan negara yang cukup besar. Dan Indonesia, kata dia, memiliki lebih dari itu, bukan hanya ikan tuna, tapi juga ada udang, kerapu, dan komoditas lainnya.

"Maka kalau bisa kita kelola dengan baik, sebenarnya kita bisa menjadikan sumber daya ekonomi kelautan ini sebagai satu keunggulan domestik kita," kata Teten.

Keunggulan Domestik

Menurut Teten, salah satu keunggulan domestik ialah bahan baku tidak impor. Seperti kondisi industri manufaktur Indonesia pada tahun 90-an menjadi keunggulan ekspor, namun makin hari semakin menurun.

Dulu, lanjut dia, untuk sepatu olahraga saja Indonesia bisa menguasai 20 persen pasar dunia. Namun sekarang angka itu terus menyusut hingga tersisa dua persen. Begitu juga dengan komoditas tekstil, garmen, hingga elektronik.

"Kenapa (itu terjadi, red), karena kita hanya menyediakan buruh murahnya. Bahan bakunya, teknologinya, impor, karena itu dalam perkembangan baru, semua negara sekarang sedang mencari apa keunggulan domestiknya," ujar Teten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.