Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Pemasok Senjata M Diperiksa

📅 Rabu, 10 Mei 2023, 05:39 WIB | Oleh:
Tiga Pemasok Senjata M Diperiksa Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat diwawancarai di Jakarta, Jumat (5/5/2023).

JAKARTA - Profesi para tersangka pemasok senjata penembak Kantor MUI, M (60), mulai terkuak. Ketiga pemasok memiliki profesi berbeda-beda. DM berprofesi sebagai polisi kehutanan. NA berprofesi sebagai guru honorer. "Keduanya berperan sebagai perantara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (9/5).

Kemudian, H berprofesi wiraswasta berperan sebagai penjual senjata. Trunoyudo menjelaskan kronologi pembelian senjata oleh M dimulai Senin (1/2). Pelaku datang ke rumah DM untuk minta tolong mencarikan senjata jenis air gun. "Kemudian, esok harinya DM menghubungi NA untuk dicarikan unit air gun. Lalu, NA menghubungi H dan mengatakan bahwa air gun tersedia dengan harga empat juta," katanya.

Setelah mengetahui harga air gun tersebut, NA menyampaikan ke DM bahwa senjata tersebut dihargai lima juta. Pada hari Rabu (3/2), pelaku M mendatangi rumah DM untuk menyerahkan uang dua juta, sisanya akan ditransfer. Trunoyudo menyampaikan, Minggu (7/2), tersangka DM bertemu NA untuk menyerahkan uang senjata.

Setelah itu, NA mendatangi rumah H untuk membeli senjata air gun jenis Glock 19 yang dilengkapi gas dan gotri besi beserta Kartu Tanda Anggota Garuda Sakti Shooting Club.

Trunoyudo menyebutkan, Selasa (9/2), tersangka DM mengambil ke rumah NA. Selanjutnya, DM membawa senjata tersebut ke rumah.

Pada hari Kamis (11/2), pelaku M mendatangi rumah DM untuk mengambil air gun sekaligus minta diajari cara menggunakannya. Trunoyudo menerangkan, M memberikan 500 ribu sebagai upah terima kasih. Polda Metro Jaya telah menahan tiga tersangka pemasok senjata kepada M.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.