Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Malaysia Akan Memberlakukan Larangan Total pada Kantong Plastik pada 2025

📅 Rabu, 10 Mei 2023, 21:40 WIB | Oleh:
Malaysia Akan Memberlakukan Larangan Total pada Kantong Plastik pada 2025 Doc: Istimewa
Ket. Larangan saat ini hanya berlaku untuk perusahaan fisik seperti supermarket, tetapi akan diperluas untuk mencakup juga kios pinggir jalan.

KLANG - Pemerintah Malaysia pada Selasa (9/5) mengatakan akan melarang penggunaan kantong plastik untuk keperluan ritel di semua sektor bisnis nasional pada 2025.

Menteri Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Perubahan Iklim, Nik Nazmi Nik Ahmad, mengatakan, kampanye tanpa kantong plastik telah dilakukan secara bertahap, dimulai dengan lokasi bisnis tetap seperti supermarket dan toko-toko tertentu.

Dikutip dari The Straits Times, kampanye tersebut akan diperluas ke lokasi bisnis lain setelah diimplementasikan di semua outlet fisik pada tahun 2025.

Inisiatif yang dipimpin oleh berbagai pemerintah negara bagian tersebut merupakan rencana jangka panjang untuk mengatasi polusi yang disebabkan oleh plastik sekali pakai di Malaysia. Selangor, Penang, Johor, dan Negri Sembilan termasuk di antara negara bagian yang memperkenalkan langkah tersebut.

Menurut Nik, larangan tersebut saat ini hanya berlaku untuk bangunan fisik seperti supermarket, minimarket, dan toko kelontong, dan akan segera diperluas untuk mencakup juga warung pinggir jalan.

Dalam sambutannya pada acara peluncuran Madani Reusable Bag and No Plastic Bag Campaign di Klang, ia mengatakan niatnya tidak hanya untuk mendenda pelanggar tetapi juga memberikan insentif untuk berhenti menggunakan kantong plastik. Rincian lebih lanjut akan segera diumumkan.

"Kami telah memberikan fleksibilitas kepada pemerintah negara bagian dan lokal untuk memutuskan cara penerapan larangan tersebut, dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing," katanya.

Pengelolaan sampah plastik adalah masalah yang signifikan, dengan Malaysia menjadi salah satu dari 10 negara teratas di dunia yang menghadapi masalah ini.

"Menurut laporan World Wide Fund for Nature (WWF), Malaysia menggunakan 148.000 metrik ton plastik untuk kemasan makanan saja pada tahun 2020. Ini bukan rekor yang bisa dibanggakan," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.