Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Harus Bangun Ekosistem Pasar Keuangan yang Lebih Berdaya Tahan

📅 Senin, 08 Mei 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Miliarder, Warren Buffett, pada Sabtu (6/5), mengatakan belum pulihnya kepercayaan nasabah terhadap perbankan di AS karena penanganan dari pemerintah yang buruk.

Dikutip dari The Straits Times, empat bank regional terjebak krisis sejak awal Maret di AS, tiga di antaranya kemudian diambil alih lembaga lain dengan bantuan otoritas.

Bagi Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank, Lembaga Penjamin Simpanan AS atau Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) telah mengambil keputusan kontroversial dengan menjamin semua simpanan nasabah termasuk yang tidak masuk skema penjaminan. Intervensi dengan penjaminan semua dana nasabah itu karena FDIC khawatir akan menimbulkan risiko sistemik.

Terlepas dari langkah yang luar biasa itu, nasabah, kata Buffet, tetap masih merasa khawatir. "Itu seharusnya tidak terjadi. Pesannya sangat buruk," kata Taipan berusia 92 tahun itu.

"Apa yang terjadi dengan SVB menunjukkan pengambilalihan pemerintah yang memperluas penjaminan simpanan dan membuat masyarakat makin bingung," tambahnya.

Sementara itu, pengambilalihan darurat bank regional First Republic oleh raksasa JPMorgan Chase baru-baru ini yang diperkirakan akan meredakan kecemasan pasar, malah berubah menjadi minggu yang penuh gejolak.

Beberapa saham bank-bank level menengah menjadi sasaran investor di bursa Wall Street, khususnya PacWest, yang harga sahamnya jatuh 68 persen sebelum pulih 82 persen di sesi Jumat saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Manchester United Siap Pinj...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.