Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyaluran Bansos, Sumenep Bagikan Bantuan Pangan Kepada 27.163 Keluarga Risiko Stunting

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 22:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyaluran Bansos, Sumenep Bagikan Bantuan Pangan Kepada 27.163 Keluarga Risiko Stunting Doc: ANTARA/HO-Kominfo Sumenep
Ket. Pembagian paket bantuan pangan pemerintah kepada keluarga risiko stunting di Sumenep, Jawa Timur.

Sumenep - Penyaluran bansos. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, membagikan paket bantuan pangan pemerintah kepada 27.163 keluarga risiko stunting di wilayah itu untuk mencegah kekerdilan pada anak.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Sumenep, Sabtu, mengatakan paket bantuan pangan yang diberikan itu berupa daging ayam dan telur.

"Penerima bantuan ini tersebar di 27 kecamatan dan pemberian disampaikan langsung melalui masing-masing camat dan lurah atau kepala desa," katanya.

Peluncuran penyaluran bantuan itu telah dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi di Kecamatan Batuan, Sumenep, Rabu (3/5) dan selanjutnya disalurkan ke 26 kecamatan lain secara bergantian.

"Bantuan daging ayam dan telur sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah, dalam rangka penanganan kasus stunting di Kabupaten Sumenep," kata Ketua TP PKKSumenep Nia Kurnia Fauzi.

Ia mengharapkan program bantuan pemerintah itu bisa menekan angka stunting (gagal tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi), sehingga kasusnya menurun di Kabupaten Sumenep.

Program menekan angka stunting diberikan kepada keluarga yang berisiko stunting, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak yang berusia dua sampai tiga tahun, dengan menerima bantuan berupa 1 kilogram daging ayam dan 10 butir telur untuk setiap keluarga.

"Keluarga risiko stunting menerima bantuan daging ayam dan telur selama tiga bulan, dan bantuan tersebut diharapkan benar-benar bermanfaat bagi penerima dalam menurunkan angka stunting di daerah," katanya menjelaskan.

Menurut Data Dinas Kesehatan Pemkab Sumenep, angka stunting di kabupaten ini pada 2022 mencapai 21,6 persen dari total jumlah anak di wilayah itu, atau menurun 7,4 persen dibanding 2021 yang mencapai 29,0 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

25 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.