Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaum Muda Perlu Dilibatkan dalam Kontestasi Politik, Bagaimana Menggaet mereka?

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 13:48 WIB | Oleh: Tim Penulis

Salah satunya adalah Puteri Anetta Komarudin (berusia 26 tahun saat terpilih) yang merupakan anak dari Ade Komarudin, mantan Ketua DPR RI dan politikus senior Partai Golkar. Contoh lainnya adalah Hillary Brigitta Lasut (berusia 23 tahun saat terpilih), putri dari pasangan Elly Engelbert Lasut (saat ini menjabat Bupati Kepulauan Talaud) dan Telly Tjanggulung (mantan Bupati Minahasa Tenggara).

Hal ini tentu bukan sesuatu yang salah. Tapi, menurut saya, kerap kali mereka membawa gagasan yang tak sepenuhnya baru atau hanya mengulang pendahulunya. Beberapa kaum muda yang idealis, pada akhirnya kerap kalah dengan mereka yang punya sumber daya finansial besar untuk meraih suara tinggi di masyarakat.

Terlepas dari sulit dan rumitnya proses itu, memang ada juga kaum muda yang terus berjuang dengan visi yang jelas dan mendapat dukungan partai tertentu.

Butuh upaya yang sistematis dalam mendorong hadirnya kaum muda untuk bertarung di gelanggang yang adil dan bermartabat.

Butuh langkah serius

Sudah waktunya bagi partai politik untuk mulai lebih serius mendorong kaum muda terjun ke dalam politik aktif.

Anne Phillips, profesor teori politik asal Amerika Serikat, dalam bukunya yang berjudul "The Politics of Presence" menjelaskan bahwa penting untuk menghadirkan representasi secara acak dalam memperlihatkan keragaman kelompok masyarakat. Ini termasuk representasi kaum muda, sehingga kepentingan mereka dapat tersalurkan dengan lebih maksimal.

Untuk mencapai hal tersebut, ada tiga hal yang dapat kita rumuskan terlebih dahulu.

Pertama, pemerintah dan pembuat kebijakan perlu membuat aturan yang menjelaskan detail terkait representasi kaum muda di dalam politik - seperti halnya aturan kuota 30% untuk keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif.

Berbagai studi telah membuktikan bahwa kaum muda dapat memberikan gagasan yang matang dan melaksanakan proyek atau kegiatan sosial dengan baik dan berdampak luas. Oleh karenanya, untuk bisa mendengar suara kaum muda dengan "lebih jelas", maka mereka harus diberi ruang seluas-luasnya.

Jika tidak, maka representasi mereka di parlemen tidak akan maksimal. Ini karena secara psikologis, masih banyak masyarakat yang cenderung meremehkan usia muda dan menganganggapnya belum berpengalaman dalam politik dan pemerintahan.

Kedua, setelah langkah pertama terlaksana, partai politik perlu membuka ruang untuk menerima dan menyediakan tempat khusus bagi kaum muda.

Langkah kedua ini berfokus pada upaya tiap partai untuk secara mandiri merancang dan menghadirkan kelompok kaum muda yang siap untuk terlibat aktif dalam dunia politik. Diharapkan, secara serius partai menghadirkan tokoh kaum muda yang mewakili aspirasi kelompok yang sebenarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.