Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diminati Diplomat Dunia, Miniatur Kapal Nusantara dari Purwakarta

📅 Senin, 01 Mei 2023, 21:35 WIB | Oleh:
Diminati Diplomat Dunia, Miniatur Kapal Nusantara dari Purwakarta Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purwakarta
Ket. Miniatur kapal nusantara asal Purwakarta.

PURWAKARTA - Miniatur kapal nusantara yang terbuat dari kayu jati produk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat banyak diminati pejabat Indonesia hingga diplomat dunia.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, di Purwakarta, Minggu, menyampaikan semangat kreativitas masyarakat yang menghasilkan produk kreativitas perlu didorong agar terus berkembang.

Ia berharap, pada momentum penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo pada Mei 2023 bisa ikut mengembangkan potensi sektor UMKM dari berbagai daerah di Tanah Air.

Menurut dia, masa Keketuaan Indonesia di ASEAN saat ini menjadi peluang untuk lebih meningkatkan potensi kerja sama ekonomi dengan kota-kota di negara-negara ASEAN, di antaranya ialah dengan memperkenalkan produk UMKM lokal.

Hal tersebut disampaikan karena cukup banyak produk UMKM yang sebenarnya berkualitas, dan diminati kalangan menengah ke atas.

Sebagai contoh, miniatur kapal nusantara yang terbuat dari kayu jati karya Arifin (51), warga Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta banyak diminati pejabat di Tanah Air hingga diplomat dunia.

Bagi Bupati Purwakarta, perjuangan dan semangat kreativitas yang tinggi dari sosok seperti Arifin perlu diapresiasi.

"Arifin adalah contoh yang luar biasa yang bisa menginspirasi siapa saja atau pelaku UMKM lainnya, UMKM ini harus terus berinovasi apa pun produk yang dibuatnya. Jika tidak, maka kesuksesan akan sulit dicapai," katanya pula.

Kelebihan dari Arifin ini pun salah satunya yaitu produk yang dihasilkan ini ramah lingkungan. Tanpa ada pohon yang ditebang, tanpa ada tanah yang dirusak dan tak ada ekosistem yang diganggu.

Dari tangan kreatifnya, Arifin menyulap kayu jati bekas jadi kerajinan miniatur berbagai jenis kapal tradisional nusantara.

Hingga kini, ada dua museum memajang karyanya, yakni museum Diorama Nusantara Purwakarta dan Museum Gedung Juang 45 yang ada di Kabupaten Bekasi.

"Saya sangat bertanggung jawab untuk ikut membina, mempromosikan dan memasarkan karya-karya anak bangsa. Saya akan sangat bangga jika karya-karya warga Purwakarta bisa diterima dan dipasarkan secara luas, bahkan jika dimungkinkan hingga ke level dunia," katanya lagi.

Kerajinan karya Arifin telah mampu menembus pasar dunia. Pesanan datang dari berbagai negara karena terpikat keindahan dan keunikan kerajinan miniatur kapal nusantara.

Pasar dunia yang berhasil ditembus di antaranya Tongkok, Malaysia, dan salah satu negara di Eropa yakni Bulgaria.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.