Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekurangan Nakes Jadi Masalah Dunia

📅 Sabtu, 29 Apr 2023, 01:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kekurangan Nakes Jadi Masalah Dunia Doc: ANTARA/HO-Kemenkes
Ket. Ilustrasi Tenaga kesehatan.

JAKARTA - Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang kurang menjadi masalah berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. "Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa dunia akan mengalami kekurangan tenaga kesehatan sebesar 10 juta orang pada 2030, khususnya di negara berpenghasilan rendah dan menengah," kata Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama di Jakarta, Jumat (28/4).

WHO menyebutkan keterbatasan petugas kesehatan juga dihadapi berbagai negara dalam berbagai tingkat perkembangan sosial ekonomi, baik dari sudut pendidikan, pengaturan lapangan kerja, kinerja, termasuk distribusi dan retensi ditempat kerja.

Tjandra yang juga mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara mengatakan World Economic Forum (WEF) pada pertengahan April 2023 memublikasikan keterbatasan jumlah dokter di dunia melalui tulisan yang berjudul "What Are The Biggest Health Problems Facing Hospital Staff Today?".

"Forum itu menyampaikan urutan pertama masalah pelayanan kesehatan adalah terbatasnya atau kurangnya nakes, baik dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya," kata Tjandra.

Ia mengatakan persoalan kekurangan tenaga dokter bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi berbagai negara lain juga dihadapkan pada masalah serupa.

"Untuk menanggulanginya, ada tujuh masalah yang biasa dihadapi di berbagai negara di dunia, dan perlu ditangani dengan seksama juga oleh kita di Indonesia," katanya. Ant/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.