Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beban Kerja Berlebih pada Tenaga Kesehatan Bisa Tingkatkan Risiko Kesalahan Penanganan Pasien

📅 Rabu, 26 Apr 2023, 09:44 WIB | Oleh:

Para perawat yang memiliki ≤ 1 tahun pengalaman kerja di pediatric emergency departments merasakan beban kerja lebih besar dan perencanaan tenaga kerja kurang efektif dibandingkan partisipan lainnya.

Lebih jauh tim peneliti mengutip sebuah studi dilakukan di Senegal, sebuah negara lower middle-income di Afrika Barat. Dikarenakan adanya persepsi kekurangan pekerja kesehatan di low and middle-income countries (LMICs) yang berujung kepada beban kerja berlebih, sehingga memperburuk kualitas layanan kesehatan.

Meskipun begitu, data yang terkumpul dari sampel-sampel representatif seperti pos kesehatan dan pusat kesehatan yang menjadi titik paling umum untuk pelayanan utama menunjukkan kontra bahwa ternyata beban kerja penyedia layanan kesehatan adalah rendah di area-area studi dilakukan.

Menurut WHO tahun 2016, negara-negara low and middle-income countries tersebut memang mengalami kekurangan tenaga kerja kesehatan yang parah, tetapi data menunjukkan beban kerja yang rendah. Terdapat teknik lain yang dapat digunakan untuk menganalisis dampak human error pada suatu sistem yaitu dengan HRA Techniques.

Teknik tersebut mengacu pada rekayasa sistem dan metode ilmu kognitif dan perilaku untuk memahami dan mengevaluasi kontribusi manusia terhadap reliability dan safety dari sebuah sistem (Sujan dkk., 2020).

Penggunaan teknik ini untuk menganalisis proses perawatan kesehatan dan mengetahui kesalahan yang terjadi untuk meminimalisir risiko kesalahan medis. Diharapkan, pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan HRA sebagai metode analisisnya sebagai pembanding dengan penelitian yang telah dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.