Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang akan Menembak Jatuh Satelit Mata-mata Korut Jika Jatuh di Wilayahnya

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 09:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang akan Menembak Jatuh Satelit Mata-mata Korut Jika Jatuh di Wilayahnya Doc: CNA/AP/Kyodo
Ket. Kapal penyelamat kapal selam Pasukan Bela Diri Maritim Jepang Chihaya terlihat di laut lepas Ikemajima, prefektur Okinawa. 

TOKYO - Jepang pada Sabtu (22/4) memerintahkan militernya untuk bersiap menembak jatuh roket Korea Utara jika jatuh di wilayah Jepang.

Minggu ini, Pyongyang mengatakan siap untuk meluncurkan satelit mata-mata militer pertamanya.

Menempatkan satelit ke orbit akan membutuhkan proyektil jarak jauh, yang dilarang diluncurkan Korea Utara karena PBB memandang latihan seperti itu sebagai uji coba teknologi rudal balistik.

Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengatakan kepada Pasukan Bela Diri negara itu "ada kemungkinan memerintahkan tindakan destruktif terhadap rudal balistik dan lainnya", menurut pernyataan Kementerian.

Persiapan itu termasuk membuat pengaturan untuk mengerahkan pasukan ke prefektur selatan Okinawa untuk "meminimalkan kerusakan jika rudal balistik jatuh".

Hamada memerintahkan persiapan pengerahan kapal perusak yang dilengkapi pencegat rudal SM-3, serta unit militer di Okinawa yang dapat mengoperasikan rudal Patriot PAC-3

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan persiapan untuk rencana peluncuran satelit mata-mata pertama negara itu harus dilanjutkan untuk melawan ancaman yang dirasakan dari Amerika Serikat dan Korea Selatan, media pemerintah Korut melaporkan, Rabu.

Pada 2012 dan 2016, Korea Utara menguji rudal balistik yang disebut Pyongyang sebagai peluncuran satelit.

Kedua rudal terbang di atas wilayah Okinawa.

Media Jepang melaporkan Sabtu bahwa Kementerian Pertahanan mengeluarkan perintah persiapan yang sama pada 2012.

Pyongyang belum memberikan tanggal peluncuran, pemimpin Kim Jong Un hanya mengatakan satelit akan dikirim "pada tanggal yang direncanakan".

Pada Selasa, pertemuan para menteri luar negeri G7 di Jepang menuntut Korea Utara menahan diri dari uji coba rudal balistik lebih lanjutmenyusul serentetan peluncuran tahun ini.

Kelompok negara-negara kaya itu juga memperingatkan Pyongyang agar tidak melakukan uji coba senjata nuklir dan mengatakan akan ada tanggapan "kuat" jika tidak dipatuhi.

Seminggu lalu, Pyongyang mengatakan telah berhasil menguji rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat, menyebutnya sebagai terobosan untuk kemampuan serangan balik nukli negara itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.