Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Megagetkan Ada Ledakan di Pesantren, Rumah Sakit Kabupaten Kediri Rawat Dua Korban

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 06:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Megagetkan Ada Ledakan di Pesantren, Rumah Sakit Kabupaten Kediri Rawat Dua Korban Doc: ANTARA/HO-RSKK
Ket. Kedua korban ledakan dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (17/4/2023).

Kediri - Megagetkan ada ledakan di pesantren. Rumah Sakit Kabupaten Kediri merawat dua santri remaja dari salah satu pondok pesantren di Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, karena mengalami luka bakar akibatledakan.

Wakil Direktur Rumah Sakit Kabupaten Kediri dr.Rudy Budi mengatakan bahwa mereka mengalami luka bakar di tubuhnya. Dua anak itu dibawa ke ruang IGD RSKK pada Senin (17/4) dini hari.

"Malam dibawa ke IGD, masih sadar dan luka bakargradesatu dangradedua. Masih sadar, masih bisa makan, tetapi tetap kami awasi," katanya.

Kedua santri itu awalnya membersihkan area pesantren. Rumah kedua santri itu dekat dengan pondok sehingga mereka tetap beraktivitas di are pesantren meski pada masa libur.

Mereka menyapu dan memasukkan sampah ke lubang di area pesantren. Satu anak berada di bagian bawah, sementara satu anak di atas. Saat membersihkan sampah, mereka juga membakarnya.Setelah itu, terjadi ledakan.

"Tahu-tahu ada yang meledak. Mercon atau bukan, kami tidak tahu. Yang jelas, pengakuannya mereka tidak bermain mercon," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa kondisi luka bakar para korban itu masuk kategori ringan dengangradesatudangradedua. Pihak RSKK juga tetap memantau kondisi mereka hingga sekitar 4 hari.

"Kalau luka bakarnya masuk ringan, cuma daya ledaknya kami evaluasi. Biasanya kami lihat dalam 4 hari. Jika membaik, dipulangkan dengan tetap ada pengawasan," kata dia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kediri Iptu Uji Langgeng mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu pulihnya dua korban tersebut guna mengetahui dengan jelas kronologi dan penyebab ledakan.

"Kami menunggu perkembangan kesehatan korban. Mudah-mudahan bisa pulih kembali dan bisa diajak ngomong sehingga bisa terungkap," kata dia.

Dari keterangan saksi, kata dia, keduanya memang sedang bersih-bersih di area pesantren, kemudian terjadi ledakan.

Saat saksi ke lokasi, mendapati keduanya tergeletak..

Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati adanya serbuk bercampur tanah. Namun, temuan itu masih didalami apakah bubuk mesiu atau bukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

27 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.