Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Apa Ini Berdampak BBM Akan Naik, Harga Minyak Ditutup Menguat

📅 Sabtu, 15 Apr 2023, 05:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Apa Ini Berdampak BBM Akan Naik, Harga Minyak Ditutup Menguat Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Barel minyak hitam dengan panah merah menggambarkan kenaikan harga minyak.

New York - Waduh apa ini berdampak bbm akan naik. Harga minyak sedikit menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), mengamankan kenaikan keempat minggu berturut-turut setelah Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan prospek pasokan yang lebih ketat tahun ini.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei terangkat 36 sen atau 0,44 persen, menjadi menetap di 82,52 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni, naik tipis 22 sen atau 0,26 persen, menjadi ditutup pada 86,31 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Permintaan minyak dunia akan naik 2 juta barel per hari pada 2023 ke rekor tertinggi 101,9 juta barel per hari, kata laporan bulanan di pasar minyak yang dikeluarkan IEA pada Jumat (14/4/2023).

Pemotongan ekstra oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya akan mendorong pasokan minyak dunia turun 400.000 barel per hari pada akhir 2023, kata IEA.

Pemotongan pasokan mengejutkan yang diumumkan oleh OPEC dan mitranya pada 2 April, berisiko memperparah defisit pasokan minyak yang diharapkan pada paruh kedua tahun 2023 dan mendorong harga minyak pada saat ketidakpastian ekonomi meningkat, bahkan ketika aktivitas industri melambat di ekonomi terbesar dunia dan pertumbuhan produksi di luar aliansi tampak kuat, laporan IEA memperingatkan.

Selain itu, jumlah rig pengeboran minyak aktif di Amerika Serikat dan Kanada masing-masing mencatat penurunan dari minggu ke minggu sebanyak dua dan tujuh rig, menurut data yang dikeluarkan oleh perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes yang berbasis di Houston pada Jumat (14/4/2023).

"Harga minyak mencoba untuk stabil di dekat tertinggi baru-baru ini sementara pedagang menunggu katalis tambahan," kata Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.