Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat

📅 Jumat, 14 Apr 2023, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat Doc: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hp.
Ket. Ilustrasi - Pekerja memanen padi menggunakan mesin di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (10/4/2023).

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebutkan hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan I 2023.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (14/4), mengatakan hal itu tercermin dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 11,05 persen, sedikit lebih tinggi dari SBT pada triwulan IV 2022 yang 10,71 persen.

Peningkatan kinerja kegiatan usaha terindikasi pada lapangan usaha (LU) pertanian, kehutanan dan perikanan seiring dengan pola historis musim panen serta LU industri pengolahan sejalan dengan peningkatan aktivitas industri, ketersediaan sarana produksi, dan kapasitas penyimpanan yang mendukung.

Selanjutnya, kinerja LU pertambangan dan penggalian serta LU perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor juga meningkat sejalan dengan peningkatan permintaan dalam negeri dan mobilitas masyarakat.

Kapasitas produksi terpakai pada triwulan I 2023 tercatat 72,33 persen, meningkat dari 71,49 persen pada triwulan sebelumnya.

Erwin menuturkan penggunaan tenaga kerja juga terindikasi meningkat dan berada dalam fase ekspansi. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha tetap baik, meski tidak setinggi triwulan sebelumnya.

Pada triwulan II 2023, responden memperkirakan kegiatan usaha meningkat dengan SBT sebesar 21,44 persen.

Peningkatan kegiatan usaha diperkirakan terjadi pada beberapa LU utama, yaitu LU pertanian seiring masih berlanjutnya panen raya dan LU pertambangan didukung oleh ketersediaan sarana produksi.

Selain itu, kinerja LU industri pengolahan juga meningkat sejalan dengan kenaikan permintaan didukung oleh ketersediaan sarana produksi dan kapasitas penyimpanan.

Sementara, kinerja LU perdagangan besar dan eceran, LU transportasi dan pergudangan, serta LU penyediaan akomodasi dan makan minum meningkat seiring dengan permintaan dalam negeri yang meningkat pada periode hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idul Fitri 1444 H.

Ilustrasi - Pekerja memanen padi menggunakan mesin di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (10/4/2023). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hp.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.